Warga Padang Boleh Gelar Pesta Ijab kabul Mulai Hari Ini

PADANG- Hari ini berakhirnya surat edaran Wali Kota Padang tentang larangan menggelar pesta pernikahan sejak 9 November lalu atau semasa 14 hari. Artinya larangan itu sudah berakhir sejak 22 November 2020.

Kepala Jawatan Pariwisata Kota Padang Arfian membaca, dengan berakhirnya masa surat edaran tentang larangan pernikahan yang dikeluarkan wali kota, secara otomatis penyelenggaraan pesta pernikahan bisa dilakukan balik di Kota Padang. “Meski kekangan pesta perkinahan itu berakhir tidak berarti melalaikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan, ” katanya, Senin (23/11/2020).

(Baca juga: Kapendam Tegaskan Pencopotan Baliho Habib Rizieq Memang Suruhan Pangdam Jaya)

Pemerintah tetap akan melakukan pemantauan kepada penyelenggara pesta atau tuan rumah. “Kami akan mengawasi setiap penyelenggaraan pesta pernikahan di Kota Padang. Jika tidak menerapkan Prokes Covid-19, maka akan ditegur, ” ujarnya.

Menurutnya ditetapkan surat edaran lantaran terus meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Padang, kemudian diberlakukan selama 14 hari tersebut atas kesepakatan antara Pemko Padang dan Asosiasi Jasa Pesta (AJP) pada saat pertemuan tanggal 9 November lalu. Saat itu disepakati penerapan SE Wali Kota Medan tentang larangan penyelenggaraan pesta pernikahan berlaku selama 14 hari ataupun 2 minggu.

Tengah itu sampai 22 November kemarin angka kesembuhan corona bertambah sebesar 49 Orang, kasus sembuh hangat tersebut tersebar di 10 Kecamatan yakni, 5 kasus Padang Timur, 1 kasus Padang Utara, 4 kasus Koto Tangah, 10 kejadian Kuranji, 4 kasus Lubuk Begalung, 4 kasus Padang Barat, 4 kasus Nanggalo, 7 kasus Ceruk Kilangan, 6 kasus Pauh, dan 4 kasus Padang Selatan.

(Baca juga: Jokowi Minta Mendagri-Kapolri Tegakkan Aturan Covid-19 di Pilkada 2020)

Plt. Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, terdapatnya penambahan 49 orang kasus sembuh gres tersebut, maka total kasus sembuh sampai hari ini berjumlah 9. 207 atau sekitar 89, 1 persen dari kasus terkonfirmasi nyata sebanyak 10. 328 orang.

Sementara untuk kelurahan manasuka Covid-19, yakni Air Manis, Gundukan Gado-Gado, Lambung Bukit, Kapalo Koto, Purus, Rimbo Kalung, Baringin, Cengkeh dan Koto Pulai. “Kota Padang berada pada zona oranye. Jika tren perkembangan kasus sembuh langsung meningkat, kita optimis Padang bisa menyelap zona kuning bahkan sampai zona hijau, ” ungkapnya.

(amr)