Tidak Pakai Masker di Tempat Umum, Puluhan Warga Kota Bogor Didata

BOGOR – Satpol PP Kota Enau telah mencatat sebanyak 53 pelanggar yang tidak menggunakan masker dalam tempat umum. Nantinya, nama-nama pelanggar yang dicatat akan dimasukan dalam sebuah aplikasi untuk proses sanksi administrasi.

Kepala Seksi Penyidikan Satpol PP Kota Bogor, Asep Setia Permana mengutarakan, jika merujuk Peraturan Gubernur (Pergub) Jabar Nomor 60 tahun 2020 dan Peraturan Walikota (Perwali) Praja Bogor Nomor 64 tahun 2020, penerapan sanksi tidak menggunakan masker di tempat umum dilakukan secara bertahap.

“Mulai pencatatan pelanggar, pemberian teguran lisan yang dituangkan dalam form surat & penerapan sanksi. Jadi harus berurutan sesuai dengan dasar hukumnya. Masa warga pertama melanggar, teguran lisan dulu, ” kata Asep, Minggu (9/8/2020).

  Masker

Ketika melanggar untuk kedua kalinya, tambah Asep, masyarakat yang sudah dicatat namanya akan diberikan teguran tertulis. Kemudian jika kembali melanggar, barulah petugas menyerahkan sanksi administrasi berupa denda tertinggi sebesar Rp100 ribu.

“Data pelanggar akan dalam input ke aplikasi. Jadi mampu ketahuan, belum pernah melanggar atau pernah. Kalau pelanggar sudah diberikan sanksi maka sanksi kemudian yang kita berikan, ” jelasnya.

Sejauh tersebut, pihaknya melihat kesadaran masyarakat hendak menggunakan masker di tempat umum sudah cukup baik. Meski sejenis, mengakui masih ada segelintir karakter mengabaikan protokol kesehatan.

“Kita akan terus sosialisasi kepada masyarakat khususnya di tempat-tempat yang memang ada kerumununan. Tersebut demi keselamatan semuanya dan juga sebagai upaya kita dalam pencegahan penyebaran covid-19 di Kota Enau, ” tutupnya.

(wal)

Loading…