Tabrak Pos Perbatasan dengan Mobil, Muda Palestina Ditembak Mati Polisi Israel

YERUSALEM – Pasukan Israel telah menembak dan membunuh seorang pria Palestina di sebuah pos pemeriksaan sesudah dugaan melakukan serangan dengan menabrakkan mobil di luar Kota Yerusalem.

Menurut media lokal dan laporan kepolisian yang dilansir Al Jazeera , polisi perbatasan Israel menembaki pilot yang diidentifikasi sebagai warga Palestina Nour Shuqir pada Rabu (25/11/2020). Insiden itu terjadi di pos pemeriksaan al-Zaeem, yang memisahkan pemukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat yang diduduki dari lingkungan yang terletak di Yerusalem Timur dengan diduduki.

MENYUARAKAN JUGA: Palestina Sambut Kekalahan Donald Trump di Pilpres AS

Sebuah pernyataan polisi mengatakan dia berusaha melarikan diri dari pemeriksaan di pos pemeriksaan, memukul dan melukai ringan seorang aparat polisi perbatasan Israel.

“Polisi dan personel keamanan menembaki kendaraan itu, ” kata penjelasan itu. Pengemudi yang terluka dibawa ke rumah sakit Yerusalem tidak lama sebelum dia dinyatakan wafat.

Menurut laporan media lokal, Shuqir, yang merupakan warga Silwan, Yerusalem Timur meninggal karena luka-lukanya setelah ditembak di periode perut. Rumah Sakit Hadassah dalam Yerusalem mengatakan dalam sebuah maklumat bahwa dia tiba di bagian trauma rumah sakit “tanpa aktivitas nadi dan luka perut yang parah”.

BACA PULA: Eks Kepala Intelijen Saudi: Biden Akan Kecewakan Rakyat Palestina

Polisi Israel melonggarkan peraturan untuk melepaskan tembakan bulan Desember 2015, mengizinkan petugas untuk menggugurkan tembakan dengan peluru tajam dalam mereka yang melempar batu atau bom api sebagai opsi pangkal, tanpa harus menggunakan senjata tak mematikan terlebih dahulu.

(Bernadus Melkianus Danomira)

(dka)