Tabrak Ganjil Genap, Sejumlah Pengendara Diputar Balik saat Ingin Masuk TMII

JAKARTA – Beberapa pengendara jentera empat diputar balik zaman hendak memasuki pintu gerbang Taman Mini Indonesia Elok (TMII) pada Sabtu (18/9/2021). Pengendara itu diputar balik lantaran melanggar aturan ganjil sempurna (Gage).

Pantauan MNC Portal di lokasi, di pukul 12. 00 WIB, sejumlah aparat gabungan dengan terdiri dari Kepolisian, Jawatan Perhubungan dan Satuan Penjaga Pamong Praja (Satpol PP) mulai berjaga di kemungkinan area masuk kawasan TMII.

Membaca Juga:     Keadaan Pertama Ganjil Genap dalam Kawasan Wisata, Tidak Ada Tindak Penilangan

Selang 15 menit kemudian, tampak ada tiga mobil berplat nomor ganjil dengan hendak memasuki pintu merembes, dihalau petugas.

“Yang diputar balikan sedang sedikit, ” kata Hero Pengendali Gage Taman Mini Satwil Lantas Jakarta Timur Ipda Sarwono kepada wartawan di lokasi.

Sarwono mengatakan, penerapan makna Gage itu dimulai dalam pukul 12. 00-18. 00 WIB. Ia mengatakan, bagi pengendara yang berkepentingan mendatangi acara pernikahan pihaknya memperkenankan untuk masuk, namun dengan berbagai catatan.

“Untuk kendaraan ganjil, kita sudah berkoordinasi dengan humas TMII, pihak TMII menyediakan kantong parkir di Museum Purna Bhakti dengan Green Terrace, tapi dengan syarat untuk masuknya tetap berkepanjangan kaki, ” tuturnya.

Sebelumnya, Direktorat Morat-marit Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menerapkan kebijakan pembatasan mobilitas warga dengan pola ganjil genap di dua kawasan tempat wisata pada Jakarta dimulai Jumat 17 September 2021. Kedua wadah wisata itu adalah TMII dan Taman Impian Hebat Ancol

“Kebijakan ganjil genap di kawasan menuju dua tempat wisata ini berkelakuan sejak hari ini 17 September 2021. Pelaksanaannya berlangsung sejak jam 12. 00 hingga 18. 00 WIB di tiap akhir pekan, yakni Jumat, Sabtu, dan Minggu, ” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Jumat 17 September 2021.

Baca Selalu:     Wagub Ariza: Ganjil-Genap Ancol dan TMII Kurangi Mobilitas Warga

Polisi tidak melangsungkan penilangan terhadap pengendara dengan melanggar Gage di besar tempat wisata di Jakarta. Pelanggar Gage hanya diminta diputar balik.

Adapun dasar hukum implementasi kebijakan ini merujuk pada Instruksi Mendagri Nomor 42 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. Kemudian, Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1096 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3 Corona Virus Disease 2019.

(Ari)