Selain Disetubuhi hingga Tertular Penyakit, Siswi SMP Ini Dijual Anak DPRD Bekasi Rp 400 Ribu

BEKASI – Fakta baru terkuak dalam kasus persetubuhan yang dilakukan anak salah satu anggota DPRD Kota Bekasi terhadap siswi SMP. Makin, Komisi Perlindungan Anak Wilayah Kota Bekasi dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pelestarian Anak Kota Bekasi menyambangi lokasi persetubuhan itu.

(Baca juga: Duh! Siswi SMP Disetubuhi Anak Anggota DPRD Bekasi hingga Tertular Penyakit Kelamin )

Komisioner KPAD Kota Bekasi, Novrian membaca menemukan fakta baru bahwa korban yang masih duduk di bangku kelas IX SMP juga dijual oleh AT untuk melayani antusiasme laki-laki hidung belang. ”Juga kita menemukan temuan terakhir, hasil wawancara kita persis korban, ternyata si bani merupakan korban dari traficking, ” katanya.

(Baca juga: Tampil Gahar! Ini Sesuai Baru Kopassus yang Pelik Terdeteksi Musuh )

Selain itu, kata dia, korban PU (15) selama ini disetubuhi pelaku AT (21) di sebuah kosan yang beruang di Kawasan Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Pelaku disekap di lantai 2 kamar kos yang disewa oleh terduga pelaku selama 1 bulan, periode Februari-Maret 2021. Gadis malang tersebut kemudian dijual oleh pacarnya sendiri.

”Korban dijual menggunakan aplikasi MiChat yang dikendalikan oleh AT. Itu si anak tidak mengoperasika, tapi yang memegang akunnya ialah pelaku, si anak hanya di dalam kamar disuruh melayani orang saja, ” ungkapnya. Dalam sehari, rata-rata PU dipaksa untuk melayani 4-5 orang laki-laki hidung belang.