Sekoci Terbalik, 4 Guru di Ogan Ilir Tewas Tenggelam

OGAN ILIR – Perahu Ketek yang ditumpangi rombongan dari Yayasan Ponpes Nurul Yakin, mengalami sial kecelakaan di Desa Tanjung Pondong, Kecamatan Tanjung Baru, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Empat dari 12 penumpang perahu meninggal dunia.

Berdasarkan info dengan diperoleh rombongan tersebut hendak mengabulkan ziarah ke Makam Said Umar Bagindo Sari, menggunakan perahu ketek yang dikemudikan Zainal (65) awak Tanjung Atap Barat. Perahu ketek itu sengaja disewa para pengikut yang berstatus guru di Ponpes Nurul Yakin.

Diketahui, jarak ke lokasi ziarah sekitar 300 meter dengan menyeberangi aliran sungai Ogan. Nahas, saat perahu ketek mau menyeberangi sungai, tiba-tiba oleng & akhirnya terbalik. Para penumpang dengan kaget tercebur ke aliran kali.

Menyuarakan Juga:   Kapal Pengangkut Sembako Tenggelam di Sungai Siak, Ribuan Mi Instan Mengapung 

Diduga arus sungai cukup deras dan banyak rumbai-rumbai (rumput) membuat para penumpang pengganggu berenang. Akibatnya, empat penumpang tenggelam sehingga tewas dan sisanya lulus diselamatkan.

Para korban sebelumnya mendapatkan pertolongan masyarakat setelah mendengar teriakan minta tolong. Kejadiannya pada Selasa (26/5/2020) sekitar pukul 13. 30 WIB.

Empat korban dengan tewas tercatat sebagai guru Yayasan Ponpes Nurul Yakin yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Batu. Nama mereka yakni, Wiwin Ahmad Gani (30), Muhammad Azan Purba (31) beralamat di Desa Tanjung Atap Barat, Rofikoh (35) warga Desa Tanjung Atap dan Deti Yustianah (25) warga Kelurahan Tanjung Kotor.

Kepala Daerah Tanjung Atap Firmansyah ketika dikonfirmasi membenarkan adanya musibah kecelakaan sungai akibat perahu ketek terbalik.

“Iya ada empat yang meninggal dunia, sebelumnya para korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tanjung Batu untuk dilakukan visum sebelum dibawa ke rumah jarang. Sementara para korban yang selamat masih dirawat di puskesmas sebab masih syok, ” ujarnya.

Baca Juga:   Nekat Melaut, Kapal Nelayan Terbalik Dihantam Ombak di Segara Kulonprogo 

Sementara Kapolsek Tanjung Batu AKP Mujamik yang mengetahui informasi langsung menuju ke TKP dan rumah duka. Kasus ini masih pada penyelidikan petugas Polsek Tanjung Kotor.

(Ari. -)