Satu Tahanan Narkoba Kabur, seven Polisi Diperiksa

KENDARI – Sebanyak tujuh personel anggota Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara diperiksa sebagaiselaku, ala, menurut, intensif terkait kabrunya seorang tahanan kasus narkoba dari rumah tahanan (Rutan) Polda tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Tua Kombes Pol Ferry Walintukan di Kendari, Selasa, mengatakan ketujuh personel yang diperiksa oleh Bidang Propam ialah mereka yang saat tersebut piket berjaga pada 11 Mei 2021 lalu.

“Jumlah personel yang sedang diproses ada tujuh orang, satu regu. Saat ini masih pendalaman dari Propam Polda Tua, ” kata Ferry, Selasa (18/5/2021).

Ia menyampaikan, sejauh ini ketujuh personel yang diperiksa diduga lalai dalam menjalankan tugas. Namun, pemeriksaan secara intensif akan dilakukan.

“Saat ini yang kami dapatkan bahwa ada kelalaian personel. (yang diperiksa) dapat bertambah bisa berkurang. Dilihat peran-nya masing-masing. Nanti seandainya ada modus atau wujud motif-motif lainnya kami maka akan sampaikan, ” tutur dia.

Sebelumnya, seorang tahanan kasus narkoba inisial MS (17) di rumah tahanan Polda Sua yg telah dinyatakan P21, melarikan diri diduga kelalaian petugas penjaga pada 11 Mei 2021, menjelang buka puasa.

Baca Juga:   Soal Keterlibatan Munarman pada Aksi Terorisme, Polri: Lihat di Pengadilan!

Tahanan yang kabur tersebut merupakan tahanan titipan sejak 14 April 2021 dari Kejaksaan Negeri Kendari (Kejari) yg memanfaatkan situasi ramai saat sedang dikeluarkan dari sel tahanan dan akan menjalani prose bon (istilah cara pengembangan kasus).

Saat ini polisi melakukan pencarian terhadap tahanan tersebut, dan telah dimasukkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). “Kami mengharapkan dan mengimbau juga yang bersangkutan menyerahkan diri, ” ujar dia.

(aky)