PSBB DKI Diperpanjang, Ganjil-Genap Belum Diberlakukan

JAKARTA – Direktorat Lalu Lin Polda Metro Jaya menyatakan, belum akan menerapkan kebijakan pembatasan organ dengan sistem ganjil-genap.

Meskipun, hari ini ialah hari pertama perpanjangan PSBB pergantian di Jakarta selama 14 hari ke depan, terhitung mulai 26 Oktober 2020 hingga 8 November 2020.

“Sistem pembatasan kendaraan bermotor dengan ganjil genap (gage) langgeng ditiadakan pada Masa PSBB Transisi yang dimulai tanggal 8 November 2020, ” kata Direktur Semrawut Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam bahan tertulis, Senin (26/10/2020).

Baca juga:

Resmi, PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang 14 Hari

PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang, Anies Sebut Kasus Covid-19 Melandai

Sambodo menyebut, evaluasi penghapusan ganjil-genal tetap dilakukan setiap keadaan oleh jajarannya di wilayah patokan Polda Metro Jaya.

“Selama pelaksanaannya tetap akan dilakukan evaluasi, ” ujar Sambodo.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membaca, perpanjangan PSBB transisi tersebut dikerjakan sebagai antisiapsi lonjakan kasus virus corona Covid-19.

“Pemprov DKI Jakarta kembali PSBB masa transisi menuju masyarakat segar, aman, dan produktif selama 14 hari, terhitung tanggal 26 Oktober sampai 8 November 2020, ” kata Anies dalam keterangan tercatat, Minggu 25 Oktober 2020.

Dalam Kepgub tersebut disebutkan, bila hasil pemantauan serta evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Provinsi tidak menunjukkan peningkatan signifikan, maka PSBB transisi akan dilanjutkan perpanjangan selama 14 hari berikutnya.

“Namun, apabila terjadi peningkatan kejadian secara signifikan, maka pemberlakuan PSBB Masa Transisi ini dapat dihentikan, ” ucap Anies.

(wal)