Pria Bersenjata Serang Rumah Gajah Pertahanan Afghanistan, 4 Mati, 11 Terluka

AFGHANISTAN – Empat orang tewas setelah gerilyawan menyerang sendi Menteri Pertahanan Afghanistan Bismillah Khan Mohammadi.

Mohammadi diketahui tidak berkecukupan di rumah pada Selasa (3/8) ketika orang-orang bersenjata meledakkan sebuah bom mobil dan melepaskan tembakan pada dekat Zona Hijau dengan dijaga ketat di Kelulusan.

Keluarganya dievakuasi dengan aman & para penyerang tewas. Para-para pejabat keamanan mengatakan pada kantor berita AFP bahwa empat orang tewas pada serangan itu.

Sementara badan amal medis Italia Darurat mengkonfirmasi kalau 11 orang yang terluka telah dibawa ke fasilitasnya di Kabul, bersama dengan jasad empat orang dengan meninggal. Laporan mengatakan kalau empat penyerang juga mati.

“Jangan khawatir, semuanya baik-baik saja! ” Mohammadi mentweet setelah serbuan itu.

(Baca juga: Mayat-Mayat Berserakan di Jalanan Saat Perkelahian antara Taliban dan Pemerintah)

Gempuran itu terjadi saat laga berlanjut di kota-kota istimewa Afghanistan lainnya, dan Balai Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan segera diakhirinya kekerasan.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengatakan serangan itu mempunyai “semua ciri” serangan Taliban.

Beberapa tanda setelah serangan, kerumunan warga Kabul turun ke ulama dan atap rumah di dalam Selasa (3/8) malam buat meneriakkan Allahu Akbar (Tuhan Maha Besar) menentang pukulan Taliban, dengan video dengan dibagikan di media baik.

(Baca juga: FBI Gunakan Menjepret Staf Wanita Sebagai Umpan Kejahatan Seksual)

Adegan serupa direkam pada Senin (2/8) pada kota Herat, yang selalu menyaksikan pertempuran sengit dalam beberapa hari terakhir.

Pertempuran sengit jarang militan dan pasukan pemerintah terus berlanjut di tanah air di provinsi Helmand pada Afghanistan selatan. PBB mengucapkan pada Selasa (3/8) bahwa sedikitnya 40 warga biasa telah tewas di Lashkar Gah pada hari terakhir.