Polri: Keterbatasan Ruang Jadi Kendala Celik Jarak di dalam Tahanan

JAKARTA – Polri mengakui pihaknya pengganggu untuk menerapkan jaga jarak bagi tahanan yang menghuni Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Bareskrim Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono, mengutarakan terbatasnya ruang dalam rutan oleh sebab itu kendala utama untuk menerapak protokol kesehatan tersebut.

“Memang jaga jarak itu kesulitannya keterbatasan tempat, ” kata Awi di Bareskrim Polri, Jumat (13/11/2020).

Menurut Awi, untuk mengantisipasi tersebut pihaknya memberdayakan sejumlah ruangan yang ada, salah satunya tempat berolahraga bagi anggota Polri.

Baca Juga: Polri Belum Bisa Pastikan Tahanan dengan Positif Covid-19 di Rutan Bareskrim

“Pengoptimalannya yaitu menggunakan tempat olahraga dimaksimalkan buat menempatkan tahanan sehingga tidak bejubellah, jarak bisa lebih aman, ” tuturnya.

Disamping itu tambah Awi, petugas pula telah menyiapakan protokol kesehatan buat mencegah penyebaran corona diantara para-para tahanan rutan, salah satunya mencantumkan sinar ultraviolet untuk melakukan sterilisasi.

“Kemudian mas masker, kemudian pemberian hand sanitizer termasuk jaga jarak, ” tandasnya.

  `

(kha)