Pokok yang Hamil 1 Jam Depresi, Warga Dilarang Berkunjung

TASIKMALAYA – Heni Nuraeni (30), ibu yang hamil selama 1 jam mengalami kemerosotan akibat dikunjungi banyak orang dengan ingin mengabadikan bayinya. Karena hal itu, Kepala Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, Tasikmalaya, Cuncun Khoerudin, hendak memasang pelang larangan berkunjung ke rumah Heni.

“Setelah bertemu dan kami berembuk dengan pihak KPAID Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya kami sepakat untuk saat ini akan menolak sementara tamu yang datang. Ini dilakukan demi memulihkan kesehatan Ibu Heni, ” kata Cuncun, Kamis (23/7/2020).

Selanjutnya sebagai penegasan ditutup sementara kunjungan, pihak dukuh akan memasang pelang larangan awak atau tamu yang akan datang ke rumah Heni.

“Untuk sementara semua awak atau tamu tidak boleh dulu menengok atau berkunjung ke panti Ibu Heni. Termasuk warga kira-kira, kenalan, maupun media, ” perkataan Cuncun.

Ia menyebutkan, kasus melahirkan mendadak tanpa hamil dulu ini ataupun hanya hamil satu jam telah menyebar di Tanah Air. “Katanya sudah menyebar di Tanah Minuman. Makanya banyak tamu yang langsung berdatangan karena merasa penasaran untuk melihat sang bayi laki-laki yang diberi nama Lingga Cipta Radepa, ” katanya.

Padahal untuk dapat mencapai sendi Heni di Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, mesti menyusuri jalan kampung yang kondisinya berbatu, licin, lembap, dan rusak berat.

Baca Juga: Ibu yang Hamil 1 Jam dan Melahirkan Mengalami Depresi

“Saya pernah satu kali ke sana, namun jalannya rusak berat sekitar 10 km secara batu yang sudah tidak beraspal. Kalau turun hujan, jalan ke lokasi pun akan semakin berat karena menjadi licin dan banyak lumpur di sepanjang jalan. Yang datang ke rumah Heni menyesatkan warga sekitar, ” ujar Andri (33), salah seorang warga dengan pernah beberapa kali ke tempat.

Menangkap Juga: ASI Tidak Keluar, Anak dari Ibu yang Hamil 1 Jam Terpaksa Menyusu ke Bibinya

(erh)

Loading…