Perkantoran Jadi Klaster Covid-19, Anies Gandeng TNI-Polri untuk Awasi Protokol Kesehatan tubuh

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menerangkan bahwa perkantoran telah menjadi klaster penyebaran virus Covid-19 di Pokok Kota dalam dua pekan terakhir.

“Dan kita mengetahui, pertama, dalam dua minggu terakhir ini klaster perkantoran menjadi salah satu tempat utama bermunculannya kasus-kasus baru, ” kata Anies melalui akun Youtube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Anies menerangkan, bahwa Pemprov DKI Jakarta akan menggandeng TNI-Polri pada melakukan pengawasan, pemeriksaan, dan pendisiplinan protokol kesehatan.

“Pemprov DKI bersama dengan kepolisian dengan TNI akan terus melaksanakan pemeriksaan, akan terus melakukan pendisiplinan, dan langkah-langkah tegas akan tetap dikerjakan oleh Pemprov DKI Jakarta, ” terang Anies.

Anies mengingatkan, karakter usaha wajib berkegiatan dengan sebelah kapasitas sesuai protokol kesehatan di perkantoran. Selain itu, perkantoran pula wajib untuk menerapkan sistem shift secara bergantian dalam jam kerja.

Pemprov DKI Jakarta, lanjut dia, akan terus mengetatkan pengawasan kepada setiap daya dan aktivitas publik di Jakarta dengan sanksi berupa denda hingga penutupan aktivitas usaha.

“Kami akan umumkan secara resmi di situs kita mengenai pelanggaran-pelanggaran usaha yang terjadi dan penindakannya. Kami juga akan memberlakukan denda progresif kepada pelanggaran berulang atas kegiatan usaha yang sebelumnya pernah mendapatkan teguran, ” katanya.

(wal)

Loading…