Perjamuan Tahun Baru Dilarang, DPRD DKI: Sebaiknya di Rumah Saja

JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik menyambut molek adanya larangan perayaan pergantian tahun baru oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan Polda Metro Jaya. Menurutnya, apabila tetap dibolehkan maka akan banyak kerumunan dengan mempermudah penularan Covid-19 .

“Karena kondisi Covid membangun enggak boleh ada kerumunan, rayakan di rumah masing-masing saja. Sepatutnya di rumah juga jaga tenggang dan habiskan waktu liburan beserta keluarga, ” ujar Taufik pada Jakarta, Kamis (10/12/2020).

Baca Pula:     Penyakit Tak Menular “Silent Killer” di Masa Pandemi Covid-19

Sebelumnya diberitakan, melalui surat edaran Dinas Turisme dan Ekonomi Kreatif Nomor 900/SE/2020 tentang Tertib Operasional Tempat Cara Pariwisata Pada Malam Pergantian Tarikh Baru 2020/2021 sesuai dengan penyekatan sosial berskala besar masa pertukaran di Provinsi DKI Jakarta, Jawatan Parekraf DKI bersama Polda Metro Jaya setelah rapat koordinasi, melarang adanya perayaan pergantian tahun di hotel maupun tempat wisata.

“Tidak diperkenankan untuk melakukan perayaan kegiatan malam tahun baru 2020-2021 yang berpotensi menciptakan kerumunan atau keramaian di kegiatan masing-masing, ” kata Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya.

Kegiatan operasional usaha pariwisata yang dinyatakan bisa beroperasi diminta untuk mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:     Catat! Pemprov DKI Larang Wadah Wisata Adakan Kegiatan Malam Tahun Baru

Ia memasukkan, tim satuan tugas penanganan Covid-19 internal yang berada pada daya hotel dan restoran diminta buat melaksanakan tugas pengawasan serta menjamin tidak terjadinya kerumunan dan mendisiplinkan tamu atau pengunjung terhadap protokol kesehatan Covid-19.

“Seluruh usaha pariwisata diminta mentaati ketentuan jam operasional sesuai secara ketentuan yang berlaku. Pemerintah Daerah DKI Jakarta akan menindak tegas sesuai ketentuan apabila terjadi pelanggaran protokol kesehatan, ” tegasnya.

(Ari)