Perihal 17 Juni: Meninggalnya Pahlawan Nasional Sisingamangaraja XII

JAKARTA – Beberapa kejadian dan catatan sejarah penting berlaku baik dalam maupun luar daerah yang terjadi pada tanggal 17 Juni tiap tahunnya. Beberapa antaralain adalah meninggalnya Pahlawan Nasional Sisingamangaraja XII.

Buat mengingat ataupun menambah wawasan kenangan, Okezone telah merangkum sejumlah peristiwa dan kejadian penting di agenda 7 Juni dari Wikipedia, kurun lain:

satu. Meninggalnya Pahlawan Nasional Sisingamangaraja XII

ilustrasi

Sisingamangaraja XII lahir di Bakara, 18 Februari 1845 dan meninggal di Dairi, 17 Juni 1907 pada sempurna 62 tahun. Ia adalah seorang raja di negeri Toba, Sumatera Utara, pejuang yang berperang melayani Belanda, kemudian diangkat oleh negeri Indonesia sebagai Pahlawan Nasional Nusantara sejak tanggal 9 November 1961 berdasarkan SK Presiden RI No 590/1961.

Sebelumnya ia dimakamkan di Tarutung Tapanuli Utara, lalu dipindahkan ke Soposurung, Balige pada tahun 1953.

2. Arca Liberty tiba di New York

ilustrasi

Pada 17 Juni 1885, Patung Liberty tiba di kota New York secara menggunakan kapal laut dari Prancis, Isere.

Arca Liberty adalah suatu patung berukuran raksasa yang terletak di Tanah Liberty, di muara Sungai Hudson di New York Harbor, Amerika Serikat. Patung ini dihadiahkan Prancis untuk Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 dan merupakan suatu simbol selamat datang untuk tamu, imigran dan orang Amerika yang kembali.

3. Republik Islandia berdiri

Pada tahun 1944, tepatnya pada 17 Juni, Republik Islandia berdiri. Sebuah negara Nordik yang terletak di sebelah barat laut Eropa dan sebelah utara Samudera Atlantik, yang terdiri dari Pulau Islandia & beberapa pulau kecil disekitarnya.

Islandia terletak 300 kilometer di sebelah timur Greenland dan 1. 000 kilometer dari Norwegia. Negara memiliki populasi sebesar 332. 529 penduduk dan umum 103. 000 km persegi, menjadikannya negara dengan penduduk terjarang pada Eropa.

Pokok kota dan kota terbesar di negara ini adalah Reykjavík. Reykjavík dan sekitarnya adalah tempat status bagi dua pertiga populasi.

4. Meninggalnya Abdul Muis

Abdul Muis wafat di Bandung, Jawa Barat, di dalam 17 Juni 1959 di sempurna 75 tahun. Ia adalah seorang sastrawan, politikus, dan wartawan Indonesia.

Dia merupakan pengurus besar Sarekat Islam dan pernah menjadi anggota Volksraad menggantikan organisasi tersebut. Abdoel Moeis dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional yang perdana oleh Presiden RI, Soekarno, di 30 Agustus 1959.

(kha)

Loading…