Penerapan New Normal, Airin Tunggu Jalan Kasus Covid-19 di Tangsel

TANGERANG SELATAN – Wali Kota Airin Rachmi Diany belum bisa memastikan apakah segera menerapkan kebijakan new normal ataupun kenormalan baru di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sebab, dia sedang menunggu hasil kajian dan evaluasi atas pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap 3.

PSBB tahap 3 baru akan berakhir pada 31 Mei 2020. Jika kasus Covid-19 mengalami penurunan ditambah lagi tingginya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap adat kesehatan, bukan tidak mungkin PSBB disetop dan diganti dengan penerapan new normal .

“Masih on proses dan dalam pemantauan, ” kata Airin dikonfirmasi Kamis (28/5/2020).

Airin dan seluruh jajaran gugus tugas berencana menggelar evaluasi pelaksanaan PSBB tahap 3 pada Sabtu, 30 Mei 2020. Termasuk yang dibahas adalah soal pola perilaku warga jarang sebelum dan setelah Lebaran.

“Masih lihat tren ODP (orang dalam pemantauan), PDP (pasien dalam pengawasan), dan tentu dengan melihat pola perilaku awak menjelang dan sesudah Lebaran, ” tuturnya.

Berdasarkan data terakhir gugus tugas Covid-19 Kota Tangsel sore tadi, terekam ada 230 pasien positif. Rinciannya, 54 pasien dinyatakan telah sembuh, 151 pasien masih dalam perawatan, dan 25 pasien meninggal negeri.

Sementara Penulis Daerah (Sekda) Tangsel, Muhamad, melahirkan jika PSBB disetop dan diberlakukan new normal , sektor perdagangan dan jasa yang bakal diprioritaskan dibuka dengan pengetatan. Alasannya, kedua sektor itu masih jadi sumber PAD andalan untuk APBD Kota Tangsel.

Baca Juga: Pemprov DKI Sudah Siapkan Protokol New Normal

“Fokusnya ke sektor perdagangan dan jasa dulu. Kalau yang lainnya menyusul karena menunggu hasil kupasan dan evaluasi, ” kata Muhamad.

Baca Juga: Belum Berlaku, Jateng Masih Latihan New Normal

(erh. -)