Pasti Covid-19, Tersangka Pengiriman Masker ke Malaysia Batal Dilimpahkan ke Kejaksaan

MAKASSAR – Direktur CV Mina Usang Internusa berinisial AJ tersangka peristiwa pengiriman masker Malaysia positif Covid-19. Tersangka kasus pengiriman masker AJ terkonfirmasi positif usai ditetapkan simpulan. Padahal, berkas perkara AJ telah dinyatakan lengkap oleh penyidik Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kasubdit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Sulsel Kompol Arisandi mengutarakan, berkas tersangka AJ batal dilimpahkan ke Kejati Sulsel. Hal tersebut karena tersangka positif terkena virus corona atau Covid-19.

“Bahwa tersangka AJ terkonfirmasi positif setelah ditetapkan tersangka, ” kata Arisandi kepada wartawan Selasa (8/9/2020).

Mengaji Juga:   Satgas: Jika 75% Penduduk Gunakan Kedok, Kasus Covid-19 Bisa Turun Drastis 

Namun, kata Arisandi, pihaknya tidak mendapati secara pasti kapan AJ terkonfirmasi positif. Sehingga penyidik batal melimpahkan kasusnya ke kejaksaan.

Arisandi mengungkapkan bahwa AJ sudah beberapa kali melakulan tes swab ulang. Namun, hingga masa ini, hasil uji Polymerase Chain Reaction (PCR) bos eksportir hasil laut itu terus positif.

“Dia beberapa kala positif. Jadi, dia butuh perawatan untuk kembali pulih karena hasil negatif itu kan butuh periode, ” lanjut Arisandi.

Arisandi mengungkapkan, pihaknya rutin mengecek kondisi kesehatan AJ. Biar, tak mengalami gejala berat, Arisandi menyebut AJ sempat gejala seperti batuk. Saat ini, kata Arisandi, AJ masih menjalani isolasi mandiri.

“Sudah disampaikan ke kami dan kami biar sudah meneruskan ke kejaksaan soal kondisi itu. Sempat ada isyarat ringan, batuk tapi tidak sampai sesak nafas. Dia kasih surat keterangannya dari dokter. Tapi beta lupa tanggalnya, ” tutur Arisandi.

Sebelumnya diberitakan, penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel menggagalkan pengiriman 22. 000 masker yang hendak dikirimkan ke Kuala Lumpur, Malaysia, melalaikan pesawat di Bandara internasional Tuan Hasanuddin, Makassar.

Kasubdit Penmas Polda Sulsel Kompol Muhammad Arsyad mengatakan, penggagalan tersebut dilakukan penyidik pada Rabu 4 Maret 2020 sekira pukul 13. 00 Wita. Dari pengungkapan tersebut, diketahui masker itu bakal dikirim oleh CV Mina Bahari Internusa yang merupakan eksportir hasil bahar di Makassar.

Penyidik menerima informasi dari Beban dan Cukai Kanwil Sulawesi periode Selatan. “Saat mendatangi lokasi, penyidik mengamankan 11 karton berisi 22. 000 pieces masker dan mengamankan AJ, pemilik CV Mina Kuno Internusa, ” kata Arsyad masa konferensi pers di Mapolda Sulsel, Kamis 4 Maret 2020 berantakan.

(Ari)