8 Bandar Narkoba Dikirim ke Nusakambangan, Satu di Antaranya Terpidana Mati

JAKARTA – Sebanyak delapan tahanan yang merupakan bandar narkoba di daerah Jawa Barat dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas IIA Karanganyar di Pulau Nusakambangan. Lapas Nusakambangan sendiri ialah Lapas Super Maximum Security.

Pemindahan delapan bandar narkoba tersebut dikerjakan secara bertahap. Di mana, terdapat enam narapidana Lapas Narkotika Kelas IIA Bukit Sindur berinisial S, MS, R, JS, PA, & BPS yang dikirim ke Lapas Kelas IIA Karanganyar, pada hari ini.

Sehari sebelumnya, dua narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Bandung, ZF serta AD, telah terlebih awal dipindahkan ke Lapas dengan sama. Seluruhnya, merupakan bandar narkoba dengan hukuman tangsi mulai dari empat tarikh hingga seumur hidup, bahkan hukuman mati.

Kakanwil Kemenkumham Jawa Barat, Sudjonggo menuturkan, pemindahan delapan narapidana tersebut merupakan cara untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Lapas atau Rutan. Hal ini, juga sebagai bentuk pencegahan adanya gangguan keamanan serta ketertiban di dalam Lapas dan Rutan.

“Kami berkomitmen dalam memerangi narkoba dan tidak main-main akan mengirim bandar ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan untuk memutus timbil rantai peredaran narkoba, utamanya di Lapas dan Rutan, ” kata Sudjonggo mencuaikan keterangan resminya, Jumat (3/9/2021).

Baca Pula:   Pembunuhan Pokok dan Anak di Subang, Polisi Analisis HP Sebanyak Saksi

Proses pemindahan narapidana dilakukan sesuai dengan standar protokol pencegahan dan penanganan Covid-19, serta melibatkan pengawalan teliti dari anggota Brigade Mobil Kepolisian Daerah Jawa Barat dan petugas Lapas.

Dalam pelaksanaannya, seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersikap kooperatif, Rutan Kelas I Bandung dan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung dilaporkan dalam keadaan tenang dan kondusif.

(aky)

Kacau! Aliran Kali Busa di Bekasi Penuh Sampah, Bau Menyengat hingga 500 Meter

BEKASI –  Hamparan  lautan  sampah menyekang saluran irigasi  di Tempat Satri Mekar, Kecamatan Gemuk Utara, Kabupaten Bekasi. Karenanya, aliran Kali Busa kotor dan sudah tidak pantas komsumsi.

Sampah-sampah tersebut didominasi bekas plastik, perabot rumah tangga & kayu-kayu yang tersangkut di bawah jembatan.

Sampah-sampah diperkirakan memenuhi aliran kali hingga sepanjang 250 meter. Banyaknya sampah menyebabkan bidang air di aliran irigasi tak terlihat.   Bau busuk menyengat bahkan tercium dari jarak 500 meter sebelum tiba di bercak tumpukan sampah  yang mengular tersebut.

Tidak hanya hamparan sampah sekadar yang kondisinya memprihatinkan pada aliran Kali Busa  tersebut, jembatan tepat di kolong lautan sampah tersebut nyaris runtuh.   Jembatan terlihat retak hingga terbelah setengah di kedua sisinya. Walaupun jembatan masih berdiri, tetapi rusaknya akses di pusat lahan persawahan itu membuat warga khawatir untuk melintas.

Baca pula:   Warga Jatimulya Kabupaten Bekasi Resah, Lautan Kotor di Kali Jambe Berbau dan Rawan Banjir

Jembatan terlihat sedang berdiri dengan sampah dengan menyangkut tepat di bagian bawahnya.   Sementara itu, hamparan sampah tak terlihat di sisi sebelahnya. Air terlihat menghitam meski sampah-sampah tak terbawa aliran dalam bawah jembatan tersebut.

”Sampah-sampah ini telah terlihat sejak 2018 cerai-berai, ” kata Lukman (56) warga Perumahan Griya Tambun.

Banjir Terjang 5 Desa pada Tanggamus Lampung, 2 Rumah Rusak Berat

JAKARTA – Banjir melanda lima desa dalam Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Selasa 31 Agustus 2021. Sebanyak dua rumah warga rusak mengandung akibat terjangan banjir.

Peristiwa yang terjadi pada pukul 03. 15 WIB ini tidak membuahkan korban jiwa. Sementara BPBD setempat melaporkan hujan keras memicu kejadian tersebut.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi serta Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, BPBD Kabupaten Tanggamus melaporkan hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit air sungai meluap. Abu terjadi sejak Senin 30 Agustus sore hari.

“Tak hanya tersebut, peristiwa dini hari tersebut juga menjebolkan tanggul Sungai Way Sedayu sehingga buah terparah dialami di Daerah Sukaraja. Pantauan BPBD menuturkan limpasan luapan air sungai merendam kawasan sekitar, ” ujarnya melalui siaran pers, Rabu (1/9/2021).

Baca Juga:     Banjir Kalteng, 8. 355 Rumah Warga di 3 Kabupaten Terdampak

Lima desa terdampak banjir ini antara lain Tempat Sukaraja, Sedayu, Bangun Rejo, Pardawaras dan Way Sering. Data yang diterima Pusdalops BNPB menyebutkan rumah masyarakat rusak berat sebanyak perut unit dan beberapa hektar lahan pertanian terendam banjir. BPBD masih melakukan pendataan kerugian banjir tersebut.

Selain banjir, abu dengan durasi lama itu memicu terjadinya longsor yang terpantau di sepanjang timah lintas barat, seperti pada beberapa titik Pekon Sedayu dan Sukaraja. Data Polsek Semaka mencatat material terbis menutup dua titik pada Jalan Pekon Way Sering. Tiga titik longsoran juga terjadi di jalan ajaran Simpang Sedayu. Meskipun demikian, jalur lalu lintas pasti dapat dilalui kendaraan secara pendekatan buka-tutup.

“Merespons upaya penanganan penting, BPBD Kabupaten Tanggamus sudah berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti pemerintah kecamatan serta desa serta masyarakat setempat guna melakukan pendataan, ” tuturnya.

Kabupaten Tanggamus merupakan wilayah dengan potensi bahaya banjir dalam kategori sedang hingga agung. Sebanyak 14 kecamatan berada pada potensi tersebut, termasuk Kecamatan Semaka. Kecamatan itu juga berada pada potensi bahaya tanah longsor dengan kategori sedang hingga mulia. Sebanyak 21 kecamatan dalam Kabupaten Tanggamus yang mempunyai potensi bahaya tanah longsor dengan kategori sedang maka tinggi.

Mengucapkan Juga:     Banjir di Sigi Mulai Terkendali, Warga Bergotong Royong Bersihkan Material Lumpur

Prakiraan awal musim abu pada tahun ini, provinsi Lampung terpantau memasukinya pada bulan September hingga November 2021. Sedangkan puncak musim hujan, wilayah ini diprakirakan terjadi pada Januari tarikh depan. Menghadapi musim hujan, BNPB mengimbau pemerintah wilayah dan masyarakat untuk memajukan kesiapsiagaan dan kewaspadaan kepada potensi bahaya hidrometeorologi dalam tengah pandemi Covid-19 dengan masih berlangsung hingga era ini.

(Ari)

Merayap 63, RSDC Wisma Olahragawan Kemayoran Rawat 1. 122 Pasien Covid-19

JAKARTA – Sebanyak 1. 122 pasien terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19) masih dirawat di Rumah Sakit Kritis Wisma Atlet Kemayoran had Selasa.

(Baca juga: Mendagri Tegur 10 Kepala Kawasan yang Belum Bayar Dorongan Nakes, Ini Daftarnya )

“Pasien bertambah 63 karakter, ” kata kepala Pencerahan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Kolonel Marinir Aris Mudian di Jakarta, Selasa (31/8/2021).

Aris menambahkan, jumlah pasien di perawatan pada Senin (23/8) sebanyak 1. 185 orang. Penambahan pasien tersebut berasal dari wilayah DKI Jakarta.

(Baca selalu: Pelajar Tambah Pede Ikuti PTM dalam Sekolah Usai Program Vaksinasi MNC Peduli )

Menurutnya, para pasien Covid-19 itu dirawat di tower atau menara 4, 5, 6 & 7. Para pasien tersebut dirawat dengan gejala kecil. Kapasitas RSDC Wisma Atlet Kemayoran mampu menampung tujuh. 937 pasien. Sehingga, tertinggal saat ini sebanyak 6. 815 tempat tidur yang kosong.

Buat rekapitulasi pasien sejak 23 Maret 2020 hingga 31 Agustus 2021, sebanyak 126. 856 orang pasien tercatat. Dimana 125. 734 orang pasien telah keluar dengan rincian 124. 120 dinyatakan sembuh, 1. 020 dirujuk ke RS lain dan 594 orang meninggal negeri.

Memperhatikan ISIS-K, Taliban: Tak Ada Pembenaran Membunuh Orang Tak Bersalah Atas Nama Islam

KABUL – Gerombolan Taliban menyatakan penolakan jelas terhadap kelompok teroris ISIS-K dan aktivitasnya di Afghanistan. Juru Bicara Taliban mengutarakan bahwa tidak ada pembenaran bagi kelompok mana kendati untuk membunuh orang tak bersalah atas nama Agama islam.

Dalam diskusi dengan India Today , Zabihullah Mujahid mengecam serangan bom pati padam diri ISIS-K di Bandara Internasional Kabul pada Kamis (26/8/2021) yang menewaskan setidaknya 169 warga Afghanistan dan 13 anggota militer Amerika Serikat (AS).

BACA JUGA:   Siapa ISIS K, Golongan yang Bertanggung Jawab Pada Serangan Bom di Bandara Kabul?

“Tidak ada alasan bagi grup mana pun atas tanda Islam untuk melakukan serbuan atau membunuh orang atau membuat perang bertahan. Anak buah Afghanistan, sebagai sebuah keluarga, memiliki hak untuk hidup damai, dan kami bakal bekerja keras dalam peristiwa ini, ” kata si juru bicara.

Ditanya bagaimana pengebom bunuh diri ISIS-K berhasil menghindari pos pemeriksaan Taliban serta petugas patroli untuk menyentuh perimeter bandara Kabul, Mujahid mengklaim itu bukan kesalahan keamanan di pihak Taliban, mengatakan bahwa militer AS bertanggung jawab atas daerah di mana serangan tersebut terjadi.

BACA JUGA:   Merasa Tidak Sebanding, ISIS-K Anggap Taliban Terlalu Lunak

“Kami sangat sensitif mengenai keamanan, tetapi bandara Kelulusan telah menciptakan situasi yang luar biasa karena kurangnya pengendalian massa… daerah di mana ledakan terjadi tidak milik kami, itu milik Amerika, yang memiliki tugas untuk memberikan keamanan. pada sana, ” jelasnya.

Mujahid mengatakan kalau Taliban sedang melakukan analisis atas insiden tersebut untuk mengungkap semua fakta.

(dka)

Penerapan Ganjil Genap di Jakarta Selatan, Jalanan Sepi Saat Akhir Pekan

JAKARTA – Penerapan ganjil genap di kawasan Jakarta Selatan pada akhir pekan atau Minggu (29/8/2021), arus kendaraan di titik penerapan kebijakan itu terpantau, misalnya di kawasan Jalan HR Rasuna Said dan Jalan Jenderal Sudirman.

Berdasarkan pantauan pada Minggu (29/8/2021) pagi sekitar pukul 09. 00 WIB di Jalan HR Rasuna Said, tepat di Underpas Mampang arah Jalan HR Rasuna Said, plang pengendalian mobilitas ganjil genap terpampang di jalan tersebut dan tampak pula cone pembatas.

Petugas juga tampak mengawasi dan menjaga jalan tersebut, untuk mengarahkan kendaraan yang pelat nomor mobilnya tak sesuai dengan tanggal hari ini.

Tampak satu-dua mobil dihentikan petugas kepolisian dan Dishub DKI saat hendak melintas ke Underpas Mampang, begitu ditanyai dan pelat mobilnya tak sesuai, petugas mengarahkannya untuk tak melintas ke Underpas Mampang dan mengarah ke Jalan HR Rasuna Said.

Baca Juga:   Jangan Lupa! Sepeda Dilarang Melintasi Jalur Ganjil Genap

“Hanya satu-dua mobil yang tak sesuai, lalu diarahkan untuk tak melintas ke Jalan HR Rasuna Said. Mobil juga sedikit, mungkin karena akhir pekan sehingga aktivitasnya (di kuar rumah) sedikit, ” ujar petugas di lokasi, Minggu (29/8/2021).

Sama halnya di Underpas Mampang, di kawasan Bundaran Senayan pun tampak lengang dari kendaraan, khususnya roda empat. Petugas pun tampak melakukan penjagaan di kawasan Bundarayan Senayan guna mengarahkan kendaraan yang pelat nomornya tak sesuai untuk tak melintasi Jalan Jenderal Sudirman.

Di kawasan Underpas Mampang di kedua sisinya, baik ke arah Jalan HR Rasuna Said maupun mengarah ke Jalan Mampang Prapatan tampak lengang dari kendaraan. Begitu juga di kawasan Bundaran Senayan, baik mengarah ke Jalan Jenderal Sudirman maupun Jalan Sisingamangaraja juga tampak lengang dari kendaraan, rata-rata kendaraan tampak didominasi oleh roda dua.

(saz)

Jalur Puncak Ramai Lancar dalam Akhir Pekan

BOGOR – Kondisi arus awut-awutan lintas pada akhir minggu ini di Jalur Ujung, Kabupaten Bogor masih ramai lancar. Tetapi, sempat ada peningkatan volume kendaraan sebab arah Jakarta menuju kawasan Puncak.

Kasatlantas Polres Bogor AKP Dicky Pranata mengatakan bahwa pengembangan volume kendaraan itu terjadi pagi tadi. Alhasil, pra terjadi kepadatan kendaraan pihaknya memberlakukan sistem oneway.

“Tadi pagi sempat oneway karena ada peningkatan, ” kata Dicky, kepada MNC Portal, Sabtu (28/8/2021).

Sistem oneway dari arah Jakarta menuju Teratas itu diberlakukan hanya kira-kira satu jam. Sekarang, Jalur Puncak sudah kembali diberlakukan dua arah dan arus lalu lintas terpantau telah ramai lancar.

“Sekarang sudah normal lagi, ” tambahnya.

Di samping itu, petugas tetap melaksanakan pemeriksaan pengendara yang menuju ke Puncak di Exit GT Ciawi. Pengendara wajib menunjukan surat hasil negatif antigen/PCR atau keterangan vaksin.

“Pemeriksaan masih berlangsung, ” tutup Dicky.

Baca Juga:   Pasien Covid-19 Tewas Sampai Diri di Rumah Kecil

Semacam diketahui, pada perpanjangan PPKM Level 3 di Kabupaten Bogor terdapat beberapa habituasi di sektor ekonomi. Semacam sudah diperbolehkan untuk restoran, rumah makan dan cafe melayani dine in.

Sedangkan, untuk wadah wisata masih belum bisa beroperasi. Hanya Taman Perjalanan Indonesia (TSI) di Teratas yang sudah boleh bekerja dengan pembatasan karena adalah tempat konservasi satwa.

(aky)

Langgar Istiqlal Gelar Sholat Jumat, Wapres Ma’ruf Amin Bahan Hadir

JAKARTA Langgar Istiqlal Jakarta menggelar ibadah Sholat Jumat dengan penerapan aturan kesehatan ketat. Pantauan pada lokasi pukul 11. 15 WIB, para jamaah mulai berdatangan.

Sebelum memasuki halaman utama langgar, jamaah harus melakukan scan barcode aplikasi PeduliLindungi.

“Iya (scan barcode) sebelum masuk, ” ujar salah satu petugas keamanan yang berjaga, Jumat (27/8/2021).

Keamanan di sekitar Masjid Istiqlal pun diperketat karena rencananya Wakil Presiden Republik Indonesia Kiai Ma’ruf Menyetujui akan melaksanakan ibadah Sholat Jumat di Masjid Istiqlal Jakarta.

Mengucapkan juga:   Jamaah Sholat Jumat: Ke Masjid Istiqlal karena Cinta

Terlihat Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan aparat gabungan telah berjaga di kira-kira lokasi Masjid Istiqlal.

“Iya (Wapres) bakal dateng, ” ucap aparat yang tak mau disebutkan namanya.

(qlh)

Heboh Begal Salah Sasaran dalam Depok, Nekat Curi HP Emak-Emak Sangar!

JAKARTA – Nasib nahas dialami pencuri Handphone di daerah Depok, Jawa Barat. Sesudah gagal mengambil handpone milik emak-emak, sang pencuri bahkan tertangkap.

Perihal itu terjadi pada Rabu (25/8/2021) sore di Beji Timur, Depok, Jawa Barat. Saat itu, emak yang sedang dibonceng motor tiba-tiba dihampiri oleh seorang pengendara sepeda motor dan langsung merebut handpone milik si emak.

Sontak si emak tidak tinggal diam dan langsung reflek lompat dari mesin dan mengejar begal maka begal itu panik kocar-kacir. Warga sekitar langsung muncul dan akhirnya begal HP tersebut tertangkap diamankan awak

“Ada yang mau ngebegal HP milik emak-emak di Beji Timur saat sedang dibonceng motor pada sore hari kemarin. Begal HP tersebut ngikutin, ketika jarak dekat korban tuh begal langsung ngerebut HP si emak-emak tersebut, ” Seperti dikutip akun instagram @infodepok_id, Kamis (26/8/2021).

Lebih sebab 6. 343 warganet menonton tayangan video CCTV gerak laku pencurian yang diunggah @infodepok_id tersebut. Beragam komentar menghargai bahwa pencuri salah bahan.

“Begal salah sasaran, ” tulis @rani_xrhm

“Kualat kan lu macem2 ma emak2, ” berlanjut @itiwipratiwi

(kha)

Taliban Tidak Izinkan Warga Tinggalkan Afghanistan, Peringatkan AS Patuhi Tenggat Waktu Evakuasi

AFGHANISTAN Taliban mengucapkan pada Selasa (24/8) itu tidak mengizinkan evakuasi warga Afghanistan lagi dan memperingatkan Amerika Konsorsium (AS) kudu mematuhi tenggat waktu minggu depan untuk menarik diri, karena kepanikan operasi evakuasi Barat yang meningkat pada bandara Kabul.

Juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengatakan pada konvensi pers Selasa (24/8) bila sementara warga negara langka dapat melanjutkan perjalanan ke bandara, kerumunan besar warga Afghanistan yang telah berkumpul di sana dalam kaum hari terakhir harus balik ke rumah dan tidak akan menghadapi pembalasan sejak penguasa baru negara itu.

“Jalan yang menuju bandara diblokir. Warga Afghanistan tidak mampu mengambil jalan itu untuk menuju bandara, tetapi masyarakat negara asing diizinkan buat mengambil jalan itu ke bandara, ” terangnya.

“Kami tidak meluluskan evakuasi warga Afghanistan teristimewa dan kami juga tidak senang dengan itu, ” lanjutnya.

“Para dokter dan akademisi Afghanistan tidak boleh meninggalkan negara ini, mereka harus hidup di bidang spesialis mereka sendiri, ” ujarnya.

(Baca juga: Inggris Evakuasi 7. 000 Orang Lebih dari Afghanistan)

“Mereka seharusnya tidak pergi ke negara lain, ke negeri2 Barat itu, ” tambahnya.

Mujahid pula memberikan jaminan bahwa kedutaan asing dan lembaga sandaran akan tetap buka.

Pengumuman itu pegari ketika Presiden AS Joe Biden menjelaskan pihaknya akan tetap pada tenggat masa 31 Agustus untuk mengakui pasukan dari Afghanistan porakporanda selama Taliban tidak menghalangi operasi evakuasi yang cukup berlangsung atau akses bandara. Adapun sekutu top GANDAR telah meminta perpanjangan buat mengevakuasi lebih banyak orang.

Ditanya mengenai pernyataan dari Taliban, sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan bahwa seharusnya tidak berdampak pada masyarakat Afghanistan yang diprioritaskan sebab AS untuk meninggalkan negeri itu.

(Baca juga: PBB Terima Laporan Pelanggaran Eksekusi yang Dilakukan Taliban ke Awak Afghanistan)

“Tidak. Bukan begitu jalan membacanya, ” terangnya.