Sekoci Terbalik, 4 Guru di Ogan Ilir Tewas Tenggelam

OGAN ILIR – Perahu Ketek yang ditumpangi rombongan dari Yayasan Ponpes Nurul Yakin, mengalami sial kecelakaan di Desa Tanjung Pondong, Kecamatan Tanjung Baru, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Empat dari 12 penumpang perahu meninggal dunia.

Berdasarkan info dengan diperoleh rombongan tersebut hendak mengabulkan ziarah ke Makam Said Umar Bagindo Sari, menggunakan perahu ketek yang dikemudikan Zainal (65) awak Tanjung Atap Barat. Perahu ketek itu sengaja disewa para pengikut yang berstatus guru di Ponpes Nurul Yakin.

Diketahui, jarak ke lokasi ziarah sekitar 300 meter dengan menyeberangi aliran sungai Ogan. Nahas, saat perahu ketek mau menyeberangi sungai, tiba-tiba oleng & akhirnya terbalik. Para penumpang dengan kaget tercebur ke aliran kali.

Menyuarakan Juga:   Kapal Pengangkut Sembako Tenggelam di Sungai Siak, Ribuan Mi Instan Mengapung 

Diduga arus sungai cukup deras dan banyak rumbai-rumbai (rumput) membuat para penumpang pengganggu berenang. Akibatnya, empat penumpang tenggelam sehingga tewas dan sisanya lulus diselamatkan.

Para korban sebelumnya mendapatkan pertolongan masyarakat setelah mendengar teriakan minta tolong. Kejadiannya pada Selasa (26/5/2020) sekitar pukul 13. 30 WIB.

Empat korban dengan tewas tercatat sebagai guru Yayasan Ponpes Nurul Yakin yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Batu. Nama mereka yakni, Wiwin Ahmad Gani (30), Muhammad Azan Purba (31) beralamat di Desa Tanjung Atap Barat, Rofikoh (35) warga Desa Tanjung Atap dan Deti Yustianah (25) warga Kelurahan Tanjung Kotor.

Kepala Daerah Tanjung Atap Firmansyah ketika dikonfirmasi membenarkan adanya musibah kecelakaan sungai akibat perahu ketek terbalik.

“Iya ada empat yang meninggal dunia, sebelumnya para korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tanjung Batu untuk dilakukan visum sebelum dibawa ke rumah jarang. Sementara para korban yang selamat masih dirawat di puskesmas sebab masih syok, ” ujarnya.

Baca Juga:   Nekat Melaut, Kapal Nelayan Terbalik Dihantam Ombak di Segara Kulonprogo 

Sementara Kapolsek Tanjung Batu AKP Mujamik yang mengetahui informasi langsung menuju ke TKP dan rumah duka. Kasus ini masih pada penyelidikan petugas Polsek Tanjung Kotor.

(Ari. -)

SIKM Jadi Syarat Mutlak untuk Menyelap Wilayah Jakarta

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan sudah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 47 Tahun 2020 mengenai Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) sebagai syarat mutlak yang harus dimiliki warga untuk keluar atau mendalam ke wilayah Ibu Kota.

Keputusan yang diatur melalui Pergub tersebut adalah untuk menekan angka kasus Covid-19 yang juga disesuaikan dengan Surat Informasi Ketua Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020.

Anies menyebut masyarakat sebisa mungkin menunda dulu untuk hadir wilayah Jakarta apabila tidak mempunyai kepentingan seperti yang telah disebutkan dalam aturan Pergub tersebut.

“Bila Anda berencana ke Jakarta dan tidak memilki ketentuan-ketentuan yang disebutkan di sini (di laman corona. jakarta. go. id), tidak memiliki hasil ulangan (kesehatan), tunda dulu keberangkatannya (ke Jakarta), ” kata Anies pada BNPB, Jakarta Timur, Senin (25/5/2020).

Seandainya ada pihak yang memaksa, Anies mengingatkan, siapapun akan mengalami kesulitan di perjalanan. Sebab, dalam kejadian ini semua pintu keluar-masuk daripada dan menuju wilayah DKI Jakarta dijaga ketat aparat keamanan yang melibatkan unsur Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.

“Bila Anda mengeklaim, justru nanti Anda akan mengalami kesulitan di perjalanan. Mengapa pengganggu? Karena Anda harus kembali. Penelitian akan ketat, ” kata Anies.

Ia menyatakan, pihaknya bersama seluruh komponen asosiasi berkomitmen menurunkan Covid-19 agar daya yang telah dijalankan selama itu tidak menjadi sia-sia.

“Karena apabila Jakarta terkena imbas gelombang kedua penambahan Covid-19, permasalahan akan lebih sulit dikendalikan. Kita tidak ingin kerja cepat kita batal karena muncul gelombang baru penularan Covid. Kalau tersebut sampai terjadi, yang menderita adalah kita semua di Jakarta, ” ucapnya.

Sebagai informasi, dalam Pergub 47 Tarikh 2020, SIKM dapat diperoleh meniti laman resmi corona. jakarta. go. id atau bit. ly/SIKMJABODETABEK.

Baca Juga: Anies: Sejak PSBB, Jakarta Tunjukkan Kemajuan Signifikan

Mereka yang diizinkan keluar-masuk wilayah DKI Jakarta hanya mengungkung bidang kesehatan, keuangan, logistik, pabrik strategis, bahan pangan, energi, perhotelan, konstruksi, komunikasi dan teknologi informatika, pemenuhan kebutuhan sehari-hari, pelayanan pokok, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai obyek vital nasional dan obyek tertentu.

Selain SIKM, persayaratan lain yang harus dimiliki bagi setiap warga yang hendak memasuki provinsi DKI Jakarta adalah surat informasi sehat dan dibuktikan dengan hasil tes cepat (Rapid Test) serta tes Swab Polymerase Chain Reaction (PCR), surat dinas dari jawatan atau perusahaan dan dokumen perjalanan lainnya seperti kartu identitas resmi.

Baca Selalu: Anies Sebut Selama PSBB 60% Warga Jakarta Berada di Panti

(erh)

Financial Isn’t Really The Most – Is Essential Lottery Mentality

The key is, you end up being willing and happy to investin more tickets. Like nearly other things in our life, pertaining to being successful, currently has to discipline ourselves.

If I won the lottery fast, I would try to behave differently than others that won the lotto. Many lottery winners have had negative experiences after winning. The worst a part of winning lots of money would end up being fame that comes with it all. Sudden wealth would cause an assault of attention which i would not be equipped to address. Get that “Fifteen Minutes of Fame” behind me as quickly as likely.

Now, here’s the hidden secret that a majority of players have missed. With smaller lotteries, lottery players need in order to flexible and adjust their thinking. For example, let’s consider the Colorado 5/32 lottery where large is only 32 quantities. In this Keluaran HK, wagers containing all even or all odd numbers occur on the common of once every 25 drawings. That’s four times more often than globe New Jersey 6/49 lottery. As you can see, your decision here isn’t quite as clear-cut.

What you “need to know” will be the number of total balls that the winning numbers are drawn from..is it 59, 56, 42, 49, or 39? When there is a secondary drawing for that single extra ball, regarding example the “red ball” with Powerball otherwise the Mega Millions’ “gold ball” you preferably should know just how many balls are typically in this group as skillfully. Are there 49 or twenty?

Trust me, I acknowledge. You have a series of numbers that you chosen produced from your children’s birthdays and the day you got married and your specific mom and dad’s anniversary date. Bad move. Here’s why.

To particular you play consistently at the appropriate time, it is advisable for in order to work out a timetable and stick with it. It could be either used to be a week, twice per week therefore forth. The key is to schedule the playing time and follow it through consistently.

If preference . to follow your emotion and continue to play in big jackpot games, great get frustrated in this quick period of the time as would likely not the good to be able to win the lottery.

The other down side to winning the lottery is once the money is gone, it’s gone. But, when you keep a home-based business, might build a residual income that really should in every month and year after year, and a person have build on the web to that level, this income always happen in whether you work or not!

Before selecting lottery numbers it is usually to spread numbers over-the-counter given series. The numbers that are closer, are unsuitable to purchase. You will have to invent unique numbers, and it’s the key behind the lottery system. Experts have usually selected favourite numbers. Activities . better to depend on these numbers to get yourself a top strike. A well balanced combination will be sufficient to stimulate your joy. Random numbers should be picked, and also sum should lie between 121 and 186. This can be the best combination viable.

Masukan Sebaran 1. 372 Pasien Corona Meninggal Dunia

JAKARTA – Pasien Covid-19 atau virus corona yang meninggal dunia dalam Indonesia setiap harinya bertambah. Pada hari ini, Minggu 24 Mei 2020, pasien yang meninggal dunia totalnya mencapai 1. 372 orang.

Total 1. 372 orang pasien meninggal itu sesudah terjadi penambahan sebanyak 21 orang. Mereka tersebar di 34 daerah, 404 kabupaten/kota.

Dibawah ini sebaran pasien meninggal dunia di 34 provinsi:

– Provinsi Aceh 1 kasus

awut-awutan Bali 4 kasus

– Banten 66 kasus

– Bangka Belitung 1 kasus

– Bengkulu 2 peristiwa

– Yogyakarta 8 kasus

– DKI Jakarta 501 kasus

– Jambi 0 kasus

– Jawa Barat 128 peristiwa

– Jawa Tengah 70 kasus

– Jawa Timur 283 kasus

awut-awutan Kalimantan Barat 4 kasus

– Kalimantan Timur 3 kasus

– Kalimantan Tengah 15 urusan

– Kalimantan Selatan 59 kasus

– Kalimantan Utara satu kasus

kepala Kepulauan Riau 12 kasus

– Nusa Tenggara Barat 8 kasus

– Sumatera Selatan 25 kasus

– Sumatera Barat 24 kasus

– Sulawesi Mengetengahkan 15 kasus

– Sumatera Utara 33 kasus

– Sulawesi Tenggara 4 kasus

– Sulawesi Selatan 63 kasus

– Sulawesi Tengah 4 kasus

– Lampung 7 kasus

porakporanda Riau 6 kasus

– Maluku Utara 5 kasus

berantakan Maluku 7 kasus

– Papua Barat dua kasus

porakporanda Papua 6 kasus

– Sulawesi Barat 2 kasus

porakporanda Nusa Tenggara Timur 1 urusan

– Gorontalo 2 kasus

(Ari)

430 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta pada Tengah Pandemi Covid-19

JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat hingga H-2 Lebaran sudah ada 430. 993 kendaraan yang membiarkan DKI Jakarta melalui arah timur, barat, dan selatan di pusat pandemi virus corona (Covid-19).

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru menyebut angka tersebut menghunjam 61% dibandingkan arus lalu lintas (lalin) di periode Lebaran 2019.

“Untuk distribusi morat-marit lintas di ketiga arah adalah sebesar 39% dari arah Timur, 34% dari Barat, dan 27% dari Selatan, ” kata Heru dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Heru menjelaskan, lalu lintas meninggalkan Jakarta dari arah timur merupakan jasa lalin dari dua Gerbang Pungutan (GT) pengganti GT Cikarang Sari, yaitu GT Cikampek Utama buat pengguna jalan menuju Jalan Pungutan Trans Jawa dan GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi dengan rincian distribusi lalin.

GT Cikampek Utama satu, dengan jumlah 96. 693 organ, turun sebesar 80% dari Lebaran tahun 2019. GT Kalihurip Sari 1, dengan jumlah 72. 856 kendaraan, turun sebesar 61% sejak Lebaran tahun 2019.

“Total kendaraan yang berjalan menuju arah Timur adalah sebesar 169. 549 kendaraan, turun sebesar 75% dari Lebaran tahun 2019, ” ujar Heru.

Lalu, Jasa Marga pula mencatat jumlah kendaraan yang mengalpakan Jakarta dari arah Barat melalaikan GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang sebesar 146. 276 kendaraan, turun sebesar 43% dari Lebaran tarikh 2019.

Selanjutnya, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Selatan atau lokal melalui GT Ciawi Jalan Pungutan Jagorawi adalah sebesar 115. 168 kendaraan, turun sebesar 31% sebab Lebaran tahun 2019.

Jasa Marga mengimbau pemakai jalan tol berpartisipasi aktif di mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik pada Lebaran 2020.

Baca Juga: Hingga H-1 Lebaran, 72 Ribu Kendaraan Hendak Mendalam Jabar Diminta Putar Balik

Selain itu batasi perjalanan dan bangun jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah.

(erh)

Tertunda 2 Bulan, China Mulai Pertemuan Politik Tahunan

BEIJING – Suatu konferensi politik tahunan tingkat tinggi di China yang tertunda dua bulan akibat pandemi virus corona hari Kamis (21/5) mulai berlangsung di Beijing.

Konferensi Konsultatif Politik Anak buah China (CPPCC) dimulai sementara negeri menggembar-gemborkan apa yang disebutnya sebagai kemenangan atas wabah yang dimulai di Wuhan, kota di China Tengah, pada akhir 2019.

Ketua CPPCC Wang Yang memberikan laporan Komite Tetap kepada Komite Nasional. Laporan Wang menyebutkan lebih dari 2. 000 anggota dalam konferensi itu dapat “memberitahu dunia mengenai bagaimana China, sebagai negeri besar yang bertanggung jawab, sudah mengambil tindakan tegas dan berkontribusi pada kerja sama internasional pada perang melawan epidemi Covid-19. ”

Para anggota dengan mengenakan masker berkumpul di auditorium di dalam Balai Rakyat Gede di Beijing. Wang, Presiden Xi Jinping dan para pejabat agung lainnya tidak.

Sidang CPPCC akan disusul pada keadaan Jumat (22/5) dengan dimulainya Kongres Rakyat Nasional, parlemen seremonial. PM Li Keqiang dijadwalkan menyampaikan lektur utama yang menguraikan tujuan-tujuan ekonomi dan sosial untuk tahun itu.

Tidak diketahui apakah Li akan memberikan laporan rutin mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi bagi ekonomi terbesar kedua di dunia ini, yang rusak oleh pandemi.

Sidang CPPCC serta Kongres Rakyat Nasional tahun ini akan dipersingkat dari dua minggu menjadi satu pekan karena pandemi.

Didukung oleh persuasi propaganda negara, Presiden Xi sudah dipuji-puji di dalam negeri karena menanggulangi virus, sementara penanganannya kepada wabah pada awalnya telah dipertanyakan oleh AS dan beberapa negara lain.

(fzy)

Update Covid-19 di Jakarta Hari Ini: Positif 6. 220 amp; Sehat 1. 536

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta mengupdate kasus covid-19 di Jakarta, Kamis (21/5/2020). Tercatat sebanyak 6. 220 orang positif Covid-19, dan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak satu. 536, dan 498 orang meninggal dunia.

Besar Bidang Sumber Daya Kesehatan, Jawatan Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, saat ini ada 1. 955 pasien masih mengabulkan perawatan di rumah sakit, & 2. 231 orang melakukan isolasi diri di rumah.

“1. 955 masih dirawat, 1. 536 dinyatakan sembuh dan 498 meninggal dunia, ” kata Ani kepada wartawan, Kamis (21/5/2020).

  Baca juga:   Update Covid-19 di Jakarta: enam. 150 Positif & 1. 425 Sembuh 

Sementara tersebut, di luar kasus positif dengan terkonfirmasi ada sekira 12, 783 orang masuk ke dalam katagori Orang Tanpa Perbedaan (OTG).

“Adapun Orang Dalam Pemantauan (ODP) mengendalikan 10, 925 orang, dan 10, 665 orang telah selesai dipantau dan 260 masih dipantau, ” lanjutnya.

Kemudian untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 8, 061 orang. “7, 410 telah sehat dan 651 masih dirawat, ” tuturnya

  Baca juga:   Begini Cara Mengurus Surat Izin Keluar-Masuk DKI saat PSBB

Dilanjutkan Ani, secara kumulatif, pemeriksaan PCR telah dilakukan di DKI Jakarta, sampai dengan 20 Mei 2020 sebanyak 120. 321 sampel. Namun, tes PCR pada 20 Mei 2020 dilakukan pada 2. 444 orang.

“Sebanyak 1. 252 tes dilakukan untuk diagnosis, kasus baru dengan buatan 70 positif dan 1. 181 negatif, ” ungkapnya.

Ani menambahkan, tes lekas juga masih dilakukan di enam wilayah Kota dan Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Penyajian Kesehatan Pegawai (PPKP).

“Total sebanyak 111. 142 orang telah menyetujui tes segera, dengan persentase positif Covid-19 sebesar 4 persen, dengan total 4. 213 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 106. 929 orang dinyatakan non-reaktif, ” tutupnya.

(wal)

Why Lotteries Allow Visitors To Watch Live Lottery Draw Results

Now you have an important tip on winning the lotto. To set the stage for that first time readers, let’s recap a tad. Lottery and Power ball are two most popular types of gamed played to win money.

Do consideration to are aware of secrets to winning the lottery? If so (and I assume all of individuals would have the same answer), here are 3 simple strategies to win the lottery which are proven perform excellently well if you execute them correctly.

The easiest to win the Keluaran HK is to order into games which offer prizes for amounts ranging between 3 and 20 million dollars. This is because these games possess a better odd of securing. For example, the odd to win a state lotto about 1 in 6-8 several. This is a added reasonable far better odd in comparison with to huge jackpot on-line games. The more you plan to such games, the better chance salvaging for you to become a lottery victorious one!

If you prefer to play one frequency theory, then you’ll need select numbers that to be able to drawn usually in seen an explosion. If you prefer the averages law theory, you’ll need should pick the cold estimates.

In 1856, the Act Concerning Lotteries expressly forbade all varieties of lotteries in Canada. This Act especially affected the Catholic Church, whose clergy had financed its mission from lottery proceeds for merely a millennium. Winning the lottery was mostly of the ways impoverished Irish immigrants had to getting rich.

Winning the lottery is concerning odds: high jackpot, low odds of winning. And, the higher the jackpot, the larger the amount of people who buy lottery tickets in expectations in being that lucky one inch millions. But, in a home-based business, if also it merely perform work required of for you to definitely succeed in your business, there’s always something good reap the rewards on a financial basis. Your success is not determined the actual luck of “the draw”. You design own luck by “the sweat of the brow”. Therefore, the probability of becoming wealthy by home security system own home are extremely higher odds folks winning the lottery.

Whatever it is, all of us want november 23 big prize and in fact, simply money it may possibly be from the lottery video games. Many a time we are attracted your huge cash prize if you have a lottery game offers. That is exactly why many of us choose to play jackpot games which supply the utmost lucrative cash prize ever looking to win millions overnight.

The other down side to winning the lottery is once the money is gone, it’s gone. But, when you keep a home-based business, seeing build a residual income that occurs in month after month and year after year, and whenever you build little business to that level, this income can come in whether you work or not solely!

Fifth, have goals and reasons so you might win the lottery. More often than not, settlement is not the true reason one wants november 23 the lottery. It is what the money might bring to him/her that makes someone to want to win. For example, some may want make use of of the money from the win to provide for his/her loved ones. Some may need the money to marry and have a wedding. Factors may be varied and whatever your reason is, find out yours. Then work out a plan to move for the goals. Use the printer keep you enthusiastic and excited towards your ambition.

Dinkes DKI Akan Lakukan Pengawasan Sendat Perizinan Surat Bebas Covid-19

JAKARTA – Kepala Tempat Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Weningtyas mengatakan, pihaknya hendak memperketat pengawasan perizinan surat bebas Covid-19 khusus bagi warga Ibu Kota. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya praktek kecurangan dalam metode penerbitan izin tersebut.

Ia menyebut, telah mengintruksikan seluruh suku dinas kesehatan dalam seluruh daerah untuk memastikan pada setiap klinik dan rumah sakit tidak menyalahgunakan wewenang.

“Mereka melakukan pengawasan mungkin enggak tepat jalan, atau ke setiap rumah sakit, tapi mereka punya agregasi yang sangat efektif di danau bagaimana aturannya, ” kata Weingtyas kepada wartawan, Rabu (20/5/2020).

  Baca juga:   Kasus Baru Covid-19 di DKI Terus Bertambah, Ini Kata Ahli Epidemiologi

Ia memastikan, bahwa seluruh klinik dan panti sakit yang berdomisili di wilayah Ibu Kota tak ada dengan memperjualbelikan surat bebas Covid-19 kepada masyarakat.

“Belum ada, belum ada (menemukan klinik dan rumah sakit yang berniaga surat bebas Covid-19). Semoga tidak ada, ” ujarnya.

  Baca juga:   Perangi Covid-19, Anies Baswedan Ingin 80 Persen Warga DKI di Sendi Saja

Sebelumnya, viral di platform jual beli adanya surat keterangan bebas Covid-19 dengan diperjualbelikan. Polisi pun telah menagkap tujuh orang terkait kasus ini.

“Jajaran Polres Jembrana, Polda Bali telah melangsungkan penangkapan terhadap 2 kelompok karakter yang membuat dan menjual surat keterangan palsu baik secara manual maupun secara e-commerce, ” introduksi Kabag Penum Devisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat 15 Mei 2020.

(wal)

Ditekan karena Kasus Pembunuhan Istri, PM Lesotho Thomas Thabane Mengundurkan Muncul

MASERU – Perdana Menteri Lesotho, Thomas Thabane mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri dari jabatannya menyusul tekanan selama berbulan-bulan setelah ia disebut sebagai tersangka dalam pembunuhan mantan istrinya.

Pria berusia 80 tahun tidak mengatakan kapan dia akan meninggalkan jabatannya tetapi partainya mengatakan perdana menteri baru mau dilantik pada Rabu (20/5/2020).

Lipolelo Thabane (58) ditembak mati besar hari sebelum Thomas Thabane menjelma perdana menteri pada 2017. Era itu Thabane menyebut pembunuhan itu tak berperikemanusiaan, tetapi kemudian penjaga menuduhnya terlibat dalam kematian Lipolelo.

Istri Thabane, dengan tinggal bersamanya pada saat pembunuhan, Messiah Thabane, didakwa sehubungan secara pembunuhan pada Februari. Pasangan tersebut membantah terlibat dalam pembunuhan itu.

“Saya memutuskan untuk secara pribadi datang dan meluluskan tahu Anda bahwa saya mengundurkan diri sebagai perdana menteri Lesotho, ” demikian disampaikan Thabane kepada para pendukungnya di daerah pemilihan Abia di pinggiran Ibu Praja Maseru, sebagaimana dilansir kantor berita AFP .

Lesotho diganggu oleh ketidakstabilan politik tahun ini. Thabane telah kehilangan mayoritas di parlemen pekan lalu ketika koalisi yang mendukungnya pecah dan pemerintah baru diperkirakan akan dibentuk pada Jumat (22/5/2020).

Menteri keuangan zaman ini, Moeketsi Majoro, tampaknya mau menjadi perdana menteri baru Lesotho. Dia telah ditunjuk sebagai calon pemimpin koalisi pemerintahan baru sebab ABC dan sekutunya, partai Konvensi Demokratik (DC).

Kepala Lesotho – sebuah kerajaan mungil yang sepenuhnya dikelilingi oleh Afrika Selatan – secara resmi diberitahukan dan diharapkan Majoro akan dilantik di istana kerajaan di ibu kota, Maseru, pada hari Rabu.

Parlemen kemudian bakal berkumpul kembali pada Jumat, kala pemerintah baru diharapkan akan diresmikan.

(. -)