Napoleon amp; Prasetijo Makan Soto Betawi, Komjak: Tak Boleh Ada yang Istimewa!

JAKARTA – Komisi Kejaksaan (Komjak) telah mengirimkan surat pada Kepala Kejaksaan Negeri Jaksel Anang Supriyatna untuk mengklarifikasi foto prasmanan bareng dengan dua tersangka kejadian red notice Djoko Tjandra yaitu Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo Utomo.

Ketua Komisi Kejaksaan Barita Simanjuntak mengutarakan, pemberian makan siang terhadap simpulan memang sudah seharusnya dilakukan tetapi harus sesuai ketentuan dan tak boleh ada kesan mengistimewakan.

“Jadi tidak boleh ada kesan diistimewakan apalagi keistimewaan khusus, nah itulah yang kita tanya, ” kata Barita saat dikonfirmasi Okezone , Selasa (20/10/2020).

Barita mengiakan telah mengirimkan surat untuk menodong penjelasan terkait hal tersebut. Apakah perlakukan itu sendiri sesuai dengan aturan yang ada atau tak nantinya akan dievaluasi.

“Kan standarnya itu ada jalan dan ketentuannya equality before the law itu kan memperlakukan persis sehingga orang tidak merasa diperlakukan diskriminasi atau istimewa, ” sekapur Barita.

“Apa cocok ada perlakuan keistimewaan khusus, dimana diberi makan, berapa orang, dengan jalan apa standartnya itu butuh hal teknis penjelasan yang akurat untuk kita evaluasi, ” tambahnya.

Barita berharap, pihaknya bisa memiliki penjelasan secepat mungkin terkait dahar siang tersebut, dengan begitu mampu segera ditindaklanjuti. “Secepatnya kami menimbulkan dibalas mudah mudahan dalam kurang hari kedepan bisa kita terima sehingga bisa kita tindak lanjuti, ” tandasnya.

Mengucapkan Juga:   Viral! Foto Irjen Napoleon dan Brigjen Prasetijo Nikmati Hidangan dari Kejari Jaksel

Sebelumnya Kejari Jakarta Selatan memberikan jamuan bersifat makan siang berupa Soto Betawi dalam prosesi penyerahan tersangka & barang bukti atau pelimpahan periode II pada Jumat, 16 Oktober 2020.

Kedua jenderal yang telah ditetapkan tersangka tersebut juga masih mengenakan baju biro kepolisan.

Kuasa Kaidah Napoleon Bonaparte, Petrus Bala Pattyona menuturkan, jamuan yang diberikan Besar Kejari Jakarta Selatan itu diberikan setelah melakukan Sholat Jumat berjamaah.

(. -)