Menyekat Covid-19, Aparat Gabungan Keliling Jakarta Gelar Razia Prokes

JAKARTA – Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Satpol PP menggelar operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (prokes) buat menekan angka penyebaran Covid-19 di Jakarta setelah libur Lebaran.

“Malam ini kita melaksanakan kegiatan operasi yustisi gabungan dengan TNI maupun dari Satpol PP, ” kata Kepala Biro Berdiam Polda Metro Jaya Kombes Pol Marsudianto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu malam (12//6/2021).

Membaca Juga:     Bupati Karawang Ungkap Ada Perusahaan yang 40% Karyawannya Terpapar Covid-19

Marsudianto mengatakan, sebanyak 250 personel gabungan TNI-Polri dan Pemprov DKI Jakarta dikerahkan dalam operasi malam ini.

Operasi ini digelar sebagai tindak lanjut dari lonjakan angka penyebaran virus Covid-19 di Jakarta & sekitarnya dengan angka harian lebih 2. 000 kasus.

“Kita tahu bahwa jumlah angka membangun aktif Covid-19 itu menyusun. Yang terakhir kita cakap jumlahnya sampai 2. 455 ini angka yang sangat mengkhawatirkan, ” katanya.

Marsudianto mengingatkan pada personel yang bertugas pada operasi yustisi untuk mendahulukan sikap persuasif dan humanis saat menegakkan protokol kesehatan. “Kami akan lakukan kegiatan imbauan-inbauan yang secara persuasif humanis pada masyarakat pula membagikan masker, ” introduksi dia.

Mengaji Juga:     Menggelar Rapat Khusus, Panglima TNI Soroti Tingginya Kasus Nyata Covid-19 di Jakarta

Meski mengedepankan kelakuan persuasif humanis, tim ikatan tetap menindak tegas semasa ditemukan tempat hiburan suangi masih buka melewati pemisah jam operasional yang diatur pemerintah.

“Apabila masih ada kegiatan tempat hiburan yang masih rajin lewati batas waktu katakanlah jam 23. 00 WIB masih ada, maka saya akan melakukan kegiatan penegakan aturan. Tentunya yang kami kedepankan Satpol PP serta kami sifatnya mem-‘backup” kegiatan tersebut, ” katanya.

Dia juga mengucapkan operasi yustisi ini akan dilakukan setiap malam dengan sasaran lokasi yang kerap menimbulkan kerumunan. Operasi mau terus dilaksanakan hingga nilai Covid-19 di Jakarta bisa dikendalikan.

(Ari)