Mempertimbangkan! Liburan ke Tempat Wisata Minus Masker Didenda Rp250 Ribu

JAKARTA – Masyarakat Jakarta diimbau agar selalu menggunakan kedok saat akan mengunjungi tempat wisata ataupun sedang beraktivitas di sungguh rumah. Jika ada masyarakat dengan kedapatan tidak menggunakan masker, oleh sebab itu akan disanksi untuk membayar denda sebesar Rp250 ribu.

Sanksi denda tersebut tertuang dalam Pasal 8 ayat satu huruf (a) dan (b) Pergub Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Mulia (PSBB) Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

“Bagi mereka yang melanggar ketentuan penggunaan masker, yang tidak mereka gunakan, maka tetap akan dikenakan sanksi dengan tegas berupa Rp250 ribu bola lampu orang apabila tidak menggunakan kedok, ” kata Kasatpol PP DKI, Arifin saat berbincang dengan Okezone , Sabtu (20/6/2020).

Arifin mengaku pihaknya kerap menemukan masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berada di luar rumah. Bahkan, tersedia juga masyarakat yang kedapatan membawa masker tapi tidak digunakan. Sebab karenanya, Arifin mengingatkan pentingnya penggunaan masker untuk mencegah penularan Covid-19.

“Gunakan kedok. Jangan kemudian masker itu dilepas, apalagi kemudian hanya dimasukkan ke dalam kantong, ” beber Arifin.

“Kadang-kadang males pakai masker, ketika dicek oleh petugas satpol PP, ternyata maskernya ada, cuma dimasukkan ke di dalam kantong saku, karena seolah-olah merasakan sudah normal, engga perlu teristimewa pakai masker. Itu tidak bisa. Ketika kita keluar dari sendi, harusnya masker itu menempel dalam wajah kita. Bukan hanya dibawa-bawa tetapi tidak dipasang, ” sambungnya.

Baca Juga:   Kenapa Urusan Positif Corona di Sulsel Lampaui Jakarta & Jatim?

Arifin juga menghimbau agar masyarakat tak berkerumun saat mengunjungi tempat wisata. Ada jarak aman yang harus diperhatikan oleh masyarakat ketika berkecukupan di tempat umum yakni, sekira satu meter. Tak lupa, Arifin juga mengajak agar masyarakat giat mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir.

“Perhatikan juga masalah kesehatan, perilaku hidup bersih dan segar. Rajin ajalah habis aktivitas, cuci tangan dengan sabun dan tirta mengalir, ” pungkasnya.

Sekadar informasi, sejumlah wujud wisata di Jakarta seperti, Semenanjung, Ragunan, Monas, TMII, hingga Praja Tua, akan kembali dibuka untuk umum pada hari ini. Introduksi objek wisata itu menyusul diberlakukannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

(aky. -)

Loading…