KPK Panggil 9 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Stadion di Yogyakarta

JAKARTA – Pemeriksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap mantan Direktur Human Capital dan Pengembangan PT Wijaya Karya (WIKA), Novel Asryad, yang kini menjabat sebagai Dirut PT Pembangunan Perumahan (Persero).

Sedianya, Novel Arsyad akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus sangkaan korupsi pembangunan stadion Mandala Krida tahun anggaran 2016-2017 di tadbir DI Yogyakarta. Novel Arsyad hendak diperiksa di Gedung Merah Suci KPK, Jakarta Selatan.

“Hari itu, dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan saksi di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi Jalan Kuningan Persada Kavling 4, Setiabudi, Jakarta dalam dugaan korupsi pembangunan stadion Mandala Krida APBD TA 2016-2017 di pemerintahan DI Yogyakarta, ” kata Plt Spesialis Bicara KPK, Ali Fikri melalaikan pesan singkatnya, Selasa (24/11/2020).

Selain Novel Arsyad, pemeriksa juga memanggil delapan saksi yang lain untuk mengusut kasus ini. Delapan saksi lainnya itu yakni, ONS oada Bappeda Yogyakarta, Gustik Lestarna; Ketua Pokja Pembangunan Stadion Kawasan Krida DIY 2016 dan 2017, Dedi Risdiyanto.

Gedung KPK. (Foto: Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

Kemudian, dua bagian swasta, Erwin Alexander dan Hery Kristiyanto; PNS pada Setda Yogyakarta, Joko Susilo; Dirut Pt Citra Prasasti Konsorindo, Irfan Fikri Orang suci; PNS pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Yogyakarta, Sumitro Yuwono; serta staf CV Reka Sari Buana, Sigit Susilo Abriansyah.

Baca juga: KPK Jebloskan Eks Dirut PT INTI ke Lapas Sukamiskin

Sekadar informasi, KPK memang sedang mengusut kasus dugaan korupsi pembangunan Gelanggang Mandala Krida, di Daerah Istimewa Yogyakarta, tahun anggaran 2016-2017. Kasus itu sudah masuk dalam jalan penyidikan.

Sejalan secara adanya proses penyidikan tersebut, KPK telah menetapkan tersangka dalam urusan dugaan korupsi pembangunan Stadion Kawasan Krida ini. Sayangnya, KPK masih enggan mengungkap siapa tersangka di kasus ini.