Khofifah-Risma Galakkan Protokol Kesehatan, Kasus Nyata Covid-19 di Jatim Tembus 17. 574

JATIM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 mencatat, jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di seluruh Indonesia sudah mencapai 81. 668. Angka tersebut didapat sesudah terjadi penambahan kasus baru sebesar 1. 574 pada hari tersebut, Kamis (16/7/2020).

Sejak 1. 574 kasus baru itu, 179 di antaranya terdapat di Jawa Timur (Jatim). Dengan bunga 179 itu, maka secara tertimbun jumlah kasus positif Corona pada Jatim meningkat dari 17. 395 menjadi 17. 574.

Tengah itu jumlah pasien sembuh di Jatim juga meningkat dari 7. 482 menjadi 7. 926 atau bertambah 444 orang. Sedang dengan meninggal dunia meningkat dari 1. 275 menjadi 1. 301 ataupun bertambah 26 orang.

Sebelumnya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansah terus menyerukan agar warganya lebih disiplin menarapkan protokol kesehatan tubuh guna mencegah penularan Covid-19. Bahkan ia mengajak pers untuk menggalakkan kampanye protokol kesehatan di sedang wabah penyakit ini.

“Masih banyak masyarakat yang belum memahami manfaat menggunakan masker serta face shield dan juga belum mengetahui fungsinya. Karena itu, teman-teman media saya mohon terus menyosialisasikannya langsung ke masyarakat, ” kata dia di Surabaya beberapa waktu lalu.

Menyuarakan Juga:   Kadis Pengoperasian Penduduk Surabaya Meninggal karena Covid-19, Risma: Saya Merasa Kehilangan

Sementara itu Wali Tanah air Surabaya Tri Rismaharini terjun langsung ke lapangan guna mengimbau masyarakat menerapkan protokol kesehatan. Naik mesin keliling Surabaya, ia meminta masyarakat agar tetap pakai masker.

“Maskernya dipakai, jangan diturunkan. Yang sakit sudah ribuan jangan ditambah lagi. Nanti kalau rendah diisolasi 14 hari. Tidak sip memang (pakai masker), tapi kalau nanti sakit lebih tidak sip lagi, ” seru Risma pada para pedagang dan pembeli dalam suatu pasar tradisional di Surabaya beberapa waktu lalu.

Baca Juga:   Risma Blusukan: Maskernya Dipakai Tanpa Diturunkan, yang Sakit Sudah Ribuan 

 

(abp)

Loading…