Kawasan yang Angka Covid-19 Landai, PPP Minta Pemerintah Turunkan Level PPKM

JAKARTA – Sekretaris Fraksi Golongan Persatuan Pembangunan (PPP) DPR RI, Achmad Baidowi menodong pemerintah fleksibel menentukan tangga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Umum (PPKM) Covid-19, dilihat sebab angka kasus Covid-19 dan indikator lainnya.

Hal ini berkaitan dengan berakhirnya PPKM Level 4 Covid-19 di Jawa serta Bali oleh pemerintah di dalam 26 Juli – dua Agustus 2021.

“Otoritas ada dalam pemerintah, sambil melihat laju penyebaran Covid-19. Kalau menurun atau turun beberapa daerah, bisa menurunkan level PPKM, ” ujar Achmad Baidowi, Senin (2/8/2021) ketika dikonfirmasi MNC Portal Indonesia.

Baca Selalu:   Ingin Memperpanjang PPKM, Epidemiolog Sebut Pemerintah Harus Penuhi Kebutuhan Finansial Masyarat

Taat anggota Komisi VI DPR RI ini, kalau tersedia daerah yang masih tinggi kasus Covid-19, maka PPKM tetap harus dilanjutkan dengan dibarengi realisasi bansos dari pemerintah sambil mengebut vaksinasi Covid-19.

“Kalau PPKM level berapapun sah menghambat laju ekonomi. Perkara data penyebaran covid ada di pemerintah. Makanya saya bilang kalau ada kawasan sudah turun angkanya, kelas PPKM dikurangi, ” sekapur Achmad Baidowi.

Ia juga menyoroti vaksinasi Covid-19 di sejumlah provinsi di Indonesia yang terkendala stok vaksin yang terpatok serta masih banyak bangsa yang belum mau pada vaksin.

“Apalagi vaksinasi masih tidak semulus rencana karena banyak kendala di lapangan, ” menguatkan Achmad Baidowi.

(saz)