Kabareskrim Sebut Pelanggaran Prokes saat Pilkada Bisa Dipidana

JAKARTA – Besar Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo mengucapkan, pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) masa pelaksanaan Pilkada serentak dapat dikenai sanksi pidana.

Sigit menjelaskan, sebelum mengambil kegiatan pidana pihaknya akan menyerahkan kepada Bawaslu untuk mengambil tindakan asal.

“Jadi sudah ada aturannya oleh Bawaslu terkait pelanggaran kerumunan di saat kegiatan Pilkada, atau pelanggaran terhadap prokes maka dimulai dengan teguran dari Bawaslu kemudian bisa diberikan sanksi yang sifatnya terekam ataupun penundaan terhadap kegiatan sebab masing-masing paslon, ” kata Sigit di Bawaslu, Kamis (3/12/2020).

Baca juga:

Jelang Pilkada 2020, Kabareskrim Bertandang ke Bawaslu serta KPU

Pilkada Serentak 2020, Epidemiolog Prediksi Kasus Membangun Covid-19 Melonjak

509 Personel Polda Jateng Jalani Rapid dan Swab Test Covid-19, Tersedia Apa?

“Seperti misalkan tidak boleh untuk melaksanakan kegiatan kampanye dalam kurun waktu tertentu, ” tambah Sigit.

Namun demikian lanjutnya, kalau teguran tersebut tidak digubris sebab para pelanggar maka dapat dilaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindak lebih tegas.