Gubernur Lukas Enembe Minta Jokowi Berhentikan Sekda Papua

JAYAPURA – Gubernur Papua Lukas Enembe meminta Pemimpin Joko Widodo (Jokowi) untuk membatalkan surat penunjukan Pengelola Harian (PLH) Sekretaris Wilayah Provinsi Papua Dance Julian Flassy oleh Dirjen OTDA tertanggal 24 Juni 2021 dan meminta Sekda diberhentikan, Jumat 25 Juni 2021

Permintaan Gubernur ini menyusul dugaan adanya mal administrasi yang dikerjakan pihak-pihak yang ingin memberhentikannya sebagai Gubernur Papua.

Melalui surat bernomor 121/7145/SET, Gubernur menyampaikan empat pokok keberatan atas penunjukan Dance Yulian Flassy sebagai PLH, sementara diakuinya kesehatannya kini telah pulih setelah berobat ke Singapura.

“Saya meminta izin dan mendapat persetujuan Mendagri buat berobat ke Singapura. & saat ini saya pada proses pemulihan dan akan segera kembali ke Papua untuk melaksanakan tugas sebagai Gubernur Papua, ” tala poin 1 dalam surat itu.

Kemudian Gubernur juga mengaku tak diberitahu soal penunjukan PLH Gubernur Papua oleh Ditjen OTDA. Dirinyapun menduga ada konspirasi untuk memberhentikan dirinya sebagai Gubernur dimassa jabatannya berjalan.

“Kami mohon kiranya bapak Kepala Republik Indonesia untuk mencoret formulir berita Kemendagri tentang penunjukan PLH, ” katanya dalam poin 4.

Dirinya juga mendakwa Sekda Papua Dance Juliyan Flassy menyalahgunakan jabatan & tidak sejalan dengan kebijak Gubernur Papua sebagai pembesar langsung.

“Sekaligus memproses pemberhentian Dance Yulian Flassy sebagai Sekda Papua karena telah nyata-nyata menyalahgunakan jabatan untuk menjatuhkan saya sebagai Gubernur Papua dengan sah, selain itu, ada beberapa hal yang dilakukan Sekda Papua yang kontradiktif dengan kebijakan Gubernur Papua, ” katanya.

Baca Juga:   Kronologi Pembacokan Pemred Jalan Online di Gorontalo

Surat Gubernur Papua Lukas Enembe bernomor 121/745/ SET tertanggal 24 Juni 2021 dan berputar di media sosial Jayapura diakui keabsahannya oleh Pekerja Ahli Gubernur Papua Muhmmad Rifai Darus.

“Iya itu benar, saya sudah konfirmasi ke pak Gubernur, ” katanya.

(aky)