Emak-Emak Nekat Mencuri Motor untuk Bayar Cicilan HP amp; Baju

SAMPIT porakporanda Dua emak-emak di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah nekat mencuri sepeda motor temannya, hanya lantaran terdesak cicilan handphone (HP) dan kreditan baju. Akibat perbuatannya, kedua pelaku kini diamankan di Mapolsek Baamang.

Kapolsek Baamang, Akp Paramita Harumi mengatakan, kasus itu terungkap sesudah ada warga melaporkan ada dua orang menggadaikan sepeda motor tanpa surat-surat.

“Motor yang digadaikan itu berantakan diserahkan ke petugas, karena saksi ini takut terlibat dalam urusan, ” ucapnya, senin (21/9/2020).

Dari hasil pengkajian, diketahui kedua pelaku mencuri roda motor milik temannya untuk kemudian digadaikan ke seseorang demi memenuhi kebutuhan hidup yakni membayar cicilan HP dan kredit pakaian itu yang sudah habis waktu.

“Niat jahat kedua pelaku itu muncul saat keduanya memerlukan uang tambahan. Awalnya tersangka LW menyarankan ND untuk menggadaikan kendaraan miliknya, namun ND menentang. Kemudian mereka berniat mencuri roda motor milik temannya, ” katanya.

Kedua pelaku, kata dia, lantas menyusun agenda dengan mengajak korban jalan-jalan. Di tengah perjalanan, salah satu dari tersangka meminjam sepeda motor korban.

“Ternyata kontak sepeda motor milik korban digandakan. Sepulang dari jalan-jalan itu, kedua karakter langsung ngambil sepeda motor itu saat korban sedang lengah, ” ujarnya.

Roda motor matik merah muda-hitam tersebut kemudian digadaikan pelaku sebesar Rp2, 5 juta. “Uang dari menggadaikan motor korban itu untuk tukar cicilan HP dan pakaian, ” katanya.

Kepada petugas, ND dan LW mengiakan perbuatannya. Uang hasil menggadaikan sepeda motor korban dibagi dua. “Ya, uangnya dibagi dua, ” cakap ND.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat Bab 363 ayat 1juncto Pasal 55 ayat 1 dengan ancaman azab tujuh tahun penjara.

(wal)