Dinkes DKI Akan Lakukan Pengawasan Sendat Perizinan Surat Bebas Covid-19

JAKARTA – Kepala Tempat Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Weningtyas mengatakan, pihaknya hendak memperketat pengawasan perizinan surat bebas Covid-19 khusus bagi warga Ibu Kota. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya praktek kecurangan dalam metode penerbitan izin tersebut.

Ia menyebut, telah mengintruksikan seluruh suku dinas kesehatan dalam seluruh daerah untuk memastikan pada setiap klinik dan rumah sakit tidak menyalahgunakan wewenang.

“Mereka melakukan pengawasan mungkin enggak tepat jalan, atau ke setiap rumah sakit, tapi mereka punya agregasi yang sangat efektif di danau bagaimana aturannya, ” kata Weingtyas kepada wartawan, Rabu (20/5/2020).

  Baca juga:   Kasus Baru Covid-19 di DKI Terus Bertambah, Ini Kata Ahli Epidemiologi

Ia memastikan, bahwa seluruh klinik dan panti sakit yang berdomisili di wilayah Ibu Kota tak ada dengan memperjualbelikan surat bebas Covid-19 kepada masyarakat.

“Belum ada, belum ada (menemukan klinik dan rumah sakit yang berniaga surat bebas Covid-19). Semoga tidak ada, ” ujarnya.

  Baca juga:   Perangi Covid-19, Anies Baswedan Ingin 80 Persen Warga DKI di Sendi Saja

Sebelumnya, viral di platform jual beli adanya surat keterangan bebas Covid-19 dengan diperjualbelikan. Polisi pun telah menagkap tujuh orang terkait kasus ini.

“Jajaran Polres Jembrana, Polda Bali telah melangsungkan penangkapan terhadap 2 kelompok karakter yang membuat dan menjual surat keterangan palsu baik secara manual maupun secara e-commerce, ” introduksi Kabag Penum Devisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat 15 Mei 2020.

(wal)