Bukti Sebut Rp805 Juta yang Disita KPK dari Mantan Bupati Bengkalis untuk Fakir

PEKANBARU – Wasit lanjutan korupsi kasus proyek Jalan Duri-Sei Pakning dengan terdakwa bekas Bupati Bengkalis, Amril Mukminin kembali digelar di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Sejumlah saksi menyebut uang dengan disita KPK di Rumah Jawatan Bupati Bengkalis kala itu untuk fakir miskin.

Pernyataan itu terungkap saat jaksa dari KPK mempertanyakan uang Rp805 juta yang disita penyidik kepada saksi Riki Rihardi adik bekas Bupati Bengkalis Amril Mukminin. Uang itu merupakan pemberian dari PT Citra Gading Asritama (CGA) dengan merupakan kontraktor dalam pengerjaan proyek tersebut.

“Sewaktu penggeledahan dilakukan ditemukan uang Rp805 juta di zona yang saudara tempati di Vila Dinas Bupati Bengkalis. Dengan rincian uang Rp100 ribu 5. 000 lembar, Rp50 ribu 6. 100 lembar ditemukan di belakang lemari di kamar saudara. Itu uang siapa dan untuk apa, ” kata jaksa KPK, Feby Dwi Andospendy, Kamis (3/9/2020).

Mantan Kabag Umum Tata usaha Daerah Kabupaten (Setdakab) Bengkalis kendati menyatakan itu. “Uang itu milik Pak Amril. Uang itu hendak digunakan untuk bantuan kepada bani yatim dan fakir miskin, ” aku Riki.

Jaksa KPK mempertanyakan BAP, dalam pengakuan Riki uang Rp805 juta itu merupakan miliknya.

“Saat itu aku hanya ingin meringankan beban kakak saya. Dia kan yang ikut membesarkan saya. Di BAP tersebut saya mengaku uang itu dengan saya kumpulkan dari hasil PL (penunjukan langsung). Termasuk uang apresiasi dari Adrizal, salah satu kontraktor di Bengkalis, setelah selesai kerjakan selesai pengejaan, ” ucap adam yang kini menjabat Camat Mandau Bengkalis.