6 Orang Tewas dalam Penembakan Massal di Inggris

LONDON – Enam orang, termasuk seorang anak, mati dalam penembakan massal pada Kota Plymouth di barat daya Inggris pada Kamis (12/8/2021) malam. Menteri Di dalam Negeri Inggris menyebut kejadian ini sebagai sebuah kejadian yang “mengejutkan”.  

Dalam sebuah pernyataan, Kepolisian Devon dan Cornwall menyatakan bahwa dua perempuan dan tiga laki-laki, termasuk tersangka, tewas karena luka tembak di tempat kejadian. Wanita lain meninggal kaum saat kemudian di sendi sakit.

BACA JUGA:   Pangeran Andrew Digugat Atas Tuduhan Pelecehan Seksual

Salah satu korban dengan tewas adalah seorang budak di bawah 10 tarikh.

Polisi sebelumnya menggambarkan penembakan itu jadi “insiden senjata api yang serius” dan mengatakan situasinya terkendali. Polisi menambahkan bahwa insiden itu tidak terkait dengan terorisme.

BACA JUGA:   Maraknya Penembakan Massal Picu Ketakutan di AS Jelang Musim Radang

Inggris memiliki salah satu tingkat pembunuhan senjata terendah pada dunia, dan penembakan massal jarang terjadi. Ini ialah penembakan massal pertama pada negara itu dalam 11 tahun.

Sharron Turner, (57 tahun), seorang saksi mata yang susunan di belakang lokasi penembakan mengatakan bahwa seorang pria bersenjata telah “menendang” kesempatan depan sebuah rumah semi-terpisah sebelum menembak seorang ibu dan putrinya. Turner mengucapkan dia telah diberitahu bahwa pria itu, yang berpakaian hitam dan abu-abu, dipersenjatai dengan senjata semi-otomatis.