3 Hari Ganjil Genap dalam Bandung, Volume Kendaraan Mendarat Nyaris 30 Persen

BANDUNG – Pemberlakuan sistem langka genap di Kota Bandung diklaim mampu menekan mobilitas klub, khususnya saat akhir pasar.  

Kasat Lantas Polrestabes Bandung,   AKBP M Rano Hadianto mengatakan, ribuan kendaraan berplat nomor luar Kota Bandung diputar balik selama implementasi aturan tersebut.  

“Volume kendaraan dari asing Kota turun. Total tersedia 4. 274 unit organ yang diputar balik, ” ujar Rano, Senin (6/9/2021).  

Rano merinci, pada hari prima pemberlakuan aturan ganjil penuh, jumlah kendaraan yang diputar balik sebanyak 894 instrumen, sedangkan pada hari kedua mencapai 2. 391 organ.  

“Adapun di hari ketiga ataupun hari Minggu kemari, total sebanyak 981 unit (kendaraan), ” sebutnya.  

Menurut Rano, pemberlakuan aturan ganjil genap dapat menekan volume kendaraan dari luar Kota hampir 30 persen dibandingkan hari yang sama sebelum aturan ganjil genap diterapkan.  

Baca juga:   Miring Genap di Akhir Pasar, Kendaraan di GT Pasteur Paling Banyak Diputar Pulih

“Untuk kemerosotan (volume kendaraan masuk) sebesar 30 persen, ” ucapnya.  

Diketahui, aturan ganjil genap pada Kota Bandung berlaku pada lima gerbang tol. Selain di Gerbang Tol Pasteur, aturan ganjil genap selalu diberlakukan di empat gerbang tol lainnya di Kota Bandung, yakni Gerbang Tol Pasirkoja, Gerbang Tol Mohamad Toha, Gerbang Tol Kopo, dan Gerbang Tol Bahan Batu yang menjadi pintu masuk favorit warga luar kota ke Kota Bandung.  

(qlh)